MULIANI, MULIANI (2026) EKSISTENSI "JEUNGKI" SEBAGAI ALAT PENUMBUK TRADISIONAL DI KECAMATAN BLANG MANGAT, KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
cover muliani.pdf

Download (150kB)
[img] Text
ABSTRAK muliani.pdf

Download (297kB)
[img] Text
bab 1 muliani.pdf

Download (281kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (288kB)
[img] Text
MULIANI_220230017.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkurangnya penggunaan jeungki sebagai alat penumbuk tradisional akibat perkembangan teknologi modern yang menghadirkan alat-alat yang lebih praktis dan efisien. Padahal, jeungki tidak hanya berfungsi sebagai alat produksi, tetapi juga memiliki nilai sosial, budaya, dan historis yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi jeungki sebagai alat penumbuk tradisional pada masyarakat di Gampong Seuneubok dan Gampong Blang Weu Baroh serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberadaan dan penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, studi literatur, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi jeungki di Kecamatan Blang Mangat masih dapat ditemukan, namun mengalami perbedaan tingkat keberlangsungan pada kedua gampong yang diteliti. Di Gampong Seuneubok, jeungki masih digunakan dalam kegiatan tertentu seperti pengolahan hasil panen, acara adat, dan kebutuhan rumah tangga sehingga keberadaannya tetap terjaga sebagai bagian dari tradisi masyarakat. Sementara itu, di Gampong Blang Weu Baroh, penggunaan jeungki telah mengalami penurunan dan sebagian besar masyarakat beralih menggunakan teknologi modern yang dianggap lebih praktis dan efisien. Faktor-faktor yang memengaruhi eksistensi jeungki meliputi perkembangan teknologi, efisiensi waktu dan tenaga, kondisi ekonomi masyarakat, perubahan pola hidup, serta kesadaran masyarakat dalam mempertahankan nilai-nilai budaya lokal. Faktor yang mempengaruhi penggunaan jeungki lainnya terjadi karena kualitas hasil dan juga kebiasaan dari terun temurun. Dengan demikian, jeungki tidak hanya dipandang sebagai alat penumbuk tradisional, tetapi juga sebagai warisan budaya yang merepresentasikan, kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal masyarakat Aceh. Kata Kunci: Eksistensi, Jeungki, Alat Penumbuk Tradisional, Budaya Lokal, Kecamatan Blang Mangkat

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 82201 - Jurusan Antropologi
Depositing User: MULIANI MULIANI
Date Deposited: 28 Sep 2026 08:37
Last Modified: 28 Sep 2026 08:37
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23287

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by