MIRANDA, ALFI (2026) hubungan self-efficacy dengan psychological preparedness pada masyarakat terdampak banjir di Lhoksukon. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover.pdf.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
Bab I.pdf.pdf Download (512kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf.pdf Download (322kB) |
|
|
Text
Full-text.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Psychological preparedness mengacu pada kesiapan mental seseorang untuk mengahadapi ancaman bencana. konsep ini mengacu berbagai hal seperti pengetahuan, keterampilan, kemampuan mengatur emosi, serta strategi perlindungan yang bisa digunakan untuk mengurangi dampak negatif ketika bencana terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan psychological preparedness pada masyarakat terdampak banjir di Lhoksukon. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu masyarakat terdampak banjir di Lhoksukon sebanyak tiga ratus delapan puluh lima dan teknik pengambilan sampel menggunakan insidental sampling. Teknik analisis data penelitian ini yaitu menggunakan analisis korelasi spearman’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara self-efficacy dengan psychological preparednes artinya semakin tinggi self-efficacy seseorang semakin tinggi pula tingkat psychological preparednes begitupun sebaliknya semakin rendah psychological preparednes seseorang semakin rendah pula tingkat self-efficacy masyarakat terdampka banjir di Lhoksukon. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara self-efficacy dengan psychological preparedness pada masyarakat terdampak banjir di Lhoksukon, apabila dilihat dari korelasi aspek tertinggi pada self-efficacy yaitu Strength sedangkan aspek terendah adalah level. Pada aspek tertinggi psychological preparedness yaitu readiness sedangkan aspek terendah yaitu Anticipational. Dilihat dari hasil ketegorisasi, terlihat bahwa self-efficacy lebih tinggi dibandingkan psychological preparedness artinya masyarakat Lhoksukon cenderung memiliki keyakinan terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi banjir dari pada kesiapan psikologis.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > 73201 - Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | Alfi Alfi Miranda |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:40 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:40 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23201 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




