Aini, Syarifah (2026) PENGARUH PENAMBAHAN FERMENTASI TEPUNG ULAT SAGU (Rhynchophorus ferrugineus) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
Abstrak (1).pdf Download (220kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf Download (269kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_Syarifah Aini (220330032).pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan nila salin merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi yang memiliki pertumbuhan relatif cepat dan toleran terhadap perubahan salinitas. Keberhasilan budidaya dipengaruhi oleh kualitas pakan, sedangkan tingginya biaya pakan komersial mendorong pemanfaatan bahan baku alternatif seperti tepung ulat sagu (Rhynchophorus ferrugineus). Tepung ulat sagu memiliki kandungan protein, asam amino esensial, dan antioksidan yang tinggi, serta difermentasi untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan kecernaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan fermentasi tepung ulat sagu dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2026 di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Budidaya, Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, sedangkan analisis proksimat dilakukan di Laboratorium Tanah dan Konservasi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu perlakuan A (pakan buatan), perlakuan B (tepung ulat sagu 30%), perlakuan C (tepung ulat sagu 35%), dan perlakuan D (tepung ulat sagu 40%). Berdasarkan hasil analisis ragam (ANOVA), penambahan tepung ulat sagu fermentasi dalam pakan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, Feed Conversion Ratio (FCR). Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan B dengan nilai rata-rata pertumbuhan panjang mutlak sebesar 1,83 cm, pertumbuhan bobot mutlak 1,74 g, nilai FCR 1,37. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa pakan perlakuan C memiliki aroma menyengat dan warna cokelat. Selama penelitian, kualitas air masih berada pada kisaran optimum dengan suhu 26,1°C-29,2°C, salinitas 10 ppt, oksigen terlarut 5 ppm-6,4 ppm, dan pH 7,2- 9.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > 54243 - Jurusan Akuakultur |
| Depositing User: | Syarifah Aini |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 07:42 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 07:42 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23138 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




