Azhar, Khairul (2026) PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN VITAMIN C UNTUK PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus). S1 thesis, Universsitas Malikussaleh.

[img] Text
Cover (1).pdf

Download (94kB)
[img] Text
Abstrak (1).pdf

Download (159kB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (176kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (242kB)
[img] Text
SKRIPSI_Khairul Azhar..pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Ikan nila salin merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis dan mampu beradaptasi pada lingkungan dengan salinitas tertentu. Keberhasilan budidaya salah satunya dipengaruhi oleh kualitas pakan yang diberikan. Penggunaan bahan pakan alternatif yang memiliki kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif berpotensi meningkatkan pemanfaatan pakan dan pertumbuhan ikan. Tepung daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu bahan alternatif yang memiliki kandungan protein, vitamin, mineral, asam amino, dan senyawa antioksidan. Penambahan vitamin C juga berperan dalam mendukung pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung daun kelor dan vitamin C terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2026 di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Budidaya, Program Studi Akuakultur, sedangkan uji proksimat pakan dilakukan di Laboratorium Tanah dan Konservasi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan A (pakan buatan), perlakuan B (5% tepung daun kelor dari 500 g pakan + vitamin C 200 mg), perlakuan C (7,5% tepung daun kelor dari 500 g pakan + vitamin C 200 mg), dan perlakuan D (10% tepung daun kelor dari 500 g pakan + vitamin C 200 mg). Analisis data dilakukan menggunakan analisis ragam (ANOVA), penambahan tepung daun kelor dan vitamin C berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, dan rasio konversi pakan (FCR). Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan C dengan rata-rata pertumbuhan panjang 1,95 cm, pertumbuhan bobot mutlak 2,49 g, FCR 1,86. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa pakn perlakuan C memiliki aroma menyengat dan warna coklat pekat. Kualitas air selama penelitian berada pada kisaran optimal dengan suhu 25,2–29°C, salinitas 10 ppt, oksigen terlarut 4,9–6,6 ppm, dan pH 8–8,9.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Pertanian > 54243 - Jurusan Akuakultur
Depositing User: Khairul Azhar
Date Deposited: 21 Sep 2026 07:50
Last Modified: 21 Sep 2026 07:50
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23047

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by