Burhan, Asli Yanti (2026) PERAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI NARKOTIKA DI KABUPATEN LABUHANBATU (Studi Penelitian Kecamatan Panai Hilir). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
SKRIPSI YANTI ACC.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
Abstract
RINGKASAN Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan salah satu tindak pidana yang berdampak serius terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, sebagai wilayah pesisir dengan akses jalur perairan yang luas, menjadi daerah yang rentan terhadap peredaran narkotika jenis sabu. Kondisi tersebut menuntut peran aktif Kepolisian dalam melakukan pencegahan dan penegakan hukum. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepolisian dalam menanggulangi narkotika jenis sabu, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan dalam menanggulangi tindak pidana narkotika di Kecamatan Panai Hilir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan bentuk penelitian kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui penelitian lapangan (field research) dan penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pihak Kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pihakpihak yang berkaitan dengan penelitian, serta didukung oleh data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen lainnya yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian, Kepolisian Sektor Panai Hilir telah melaksanakan perannya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika melalui upaya pre-emtif, preventif, dan represif, seperti penyuluhan hukum, patroli, pembentukan Kampung Bebas Narkoba (KBN), Gerebek Sarang Narkoba (GSN), penyelidikan, penyidikan, dan penangkapan pelaku. Namun, pelaksanaan tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan personil, luasnya wilayah pesisir, keterbatasan sarana operasional, adanya jaringan peredaran narkotika melalui jalur perairan, serta rendahnya kesadaran hukum sebagian masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran Kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana narkotika di Kecamatan Panai Hilir telah berjalan sesuai ketentuan, namun masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sinergi antara Kepolisian, pemerintah, dan masyarakat agar penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran narkotika dapat terlaksana secara lebih efektif. Kata Kunci: Kepolisian, Narkotika, Penanggulangan, Penyalahgunaan, Panai Hilir.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Asli Yanti Burhan |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 09:19 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 09:19 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22818 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




