CANIAGO, HELMI MUHAIMIN (2026) KETIMPANGAN PENDAPATAN DAN PENCAPAIAN SDGs 10: ANALISIS PADA PROVINSI DENGAN KETIMPANGAN TINGGI DI INDONESIA. S1 thesis, universitas malikussaleh.
|
Text
cover helmi.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
abstrak helmi.pdf Download (433kB) |
|
|
Text
bab 1 helmi.pdf Download (758kB) |
|
|
Text
dapus helmi.pdf Download (667kB) |
|
|
Text
helmi skripsi setelah revisi.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Ketimpangan pendapatan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan ekonomi Indonesia karena dapat menghambat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-10, yaitu Reduced Inequalities. Meskipun berbagai kebijakan pembangunan telah dilaksanakan, beberapa provinsi masih menunjukkan tingkat ketimpangan yang relatif tinggi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya diikuti oleh pemerataan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran, kemiskinan, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita terhadap ketimpangan pendapatan pada lima provinsi dengan tingkat ketimpangan tertinggi di Indonesia dalam perspektif pencapaian SDGs 10. Penelitian menggunakan data sekunder berupa data panel yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 2019-2025 pada lima provinsi, yaitu DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Gorontalo, dan Papua. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) setelah melalui uji pemilihan model dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengangguran berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Sebaliknya, kemiskinan dan PDRB per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Secara simultan, pengangguran, kemiskinan, dan PDRB per kapita berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,6962, yang menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 69,62% variasi ketimpangan pendapatan. Implikasi penelitian ini adalah pemerintah perlu memperkuat kebijakan pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, serta memastikan manfaat peningkatan PDRB per kapita dapat dinikmati secara merata guna mendukung percepatan pencapaian SDGs tujuan ke-10 di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > 60201 - Jurusan Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | helmi muhaimin caniago |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 08:26 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 08:26 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22718 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




