LUBIS, YUSRIL IHZA MAHENDRA (2026) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MENGATASI KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DI KABUPATEN LANGKAT. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
COVER.pdf Download (54kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (328kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Collaborative governance adalah suatu arena strategis yang mempertemukan institusi publik, sektor swasta, dan masyarakat dalam suatu kerangka kerja guna menangani permasalahan publik yang bersifat kompleks termasuk kekerasan seksual. Latar belakang penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran mengenai proses collaborative governance dalam mengatasi kekerasan seksual pada anak di kabupaten langkat sekaligus melihat mengapa kasus kekerasan seksual pada anak mengalami kenaikan meski kolaborasi antar pemangku kepentingan sudah diterapkan. Grand teori yang digunakan bedasarkan pemahaman yang ditawarkan oleh ansel and gash (2008), yang meliputi, dialogue face to face, trust building, komitmen to process, shared understanding, intermediate outcome. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif dengan cara turun langsung ke lapangan untuk melihat secara langsung bagaiman proses kolaborasi serta faktor-faktor penghambatnya. Adapun Small wins atau kemenangan kecil yang diperoleh dari kolaborasi, ialah; semakin banyak nya korban ataupun masyarakat yang berani melapor kasus kekerasan seksual sehingga secara database/kertas kasus tersebut mengalami peningkatan. Namun tingginya kesadaran masyarakat dalam melapor tidak disertai dengan pengetahun mengenai prosuder pelaporan serta keberadaan lembaga lain, seperti dinas P2KB dan PPA sehingga dalam melapor kasus kekerasan seksual pada anak masyarakat lebih memilih pihak kepolisian. Selanjutnya dalam pelaksaanya masih terdapat faktor penghambat kolaborasi, yaitu pada bagian sosial-budaya seperti kurang terbuka nya keluarga dalam memberikan informasi. Kemudian instutional, yaitu tidak dilibatnya Lembaga swadaya seperti ASB secara strukrual kelembagaan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare J Political Science > JS Local government Municipal government |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | yusril ihza mahendra lubis |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 03:48 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 03:48 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22646 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




