SISWOYO, M. RASYID WIDIANTO (2026) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KELUARGA KORBAN ATAS KELALAIAN TENAGA MEDIS DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA DI RUMAH SAKIT SYLVANI KOTA BINJAI. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
COVER.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (362kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (17MB) |
Abstract
Rumah Sakit Sylvani Kota Binjai terdapat persoalan terkait dugaan kelalaian tenaga medis yang menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas perlindungan hukum bagi keluarga korban. Keluarga korban sering menghadapi berbagai hambatan, seperti kurangnya akses informasi medis, keterbatasan pemahaman hukum, dan ketimpangan posisi dengan pihak rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum perdata yang diberikan kepada keluarga korban akibat kelalaian tenaga medis di Rumah Sakit Sylvani Kota Binjai serta mengkaji berbagai kendala dan upaya yang dihadapi keluarga korban dalam menuntut hak-haknya secara hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kasus , yang dilakukan melalui pengkajian terhadap ketentuan hukum yang berlaku serta kondisi empiris dilapangan terkait penyelesaian tenaga medis di rumah sakit Sylvani Kota Binjai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum untuk keluarga korban akibat kelalaian tenaga medis pelaksanaan perlindungan hukum tersebut masih belum berjalan secara optimal. Selain itu, terdapat ketimpangan posisi antara pihak keluarga korban dengan rumah sakit yang memiliki penguasaan lebih besar terhadap dokumen dan informasi medis. Perlindungan hukum untuk keluarga korban sangat bergantung pada keterbukaan rumah sakit dalam memberikan akses terhadap informasi medis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, independensi lembaga yang menangani dugaan pelanggaran disiplin atau etik tenaga medis, serta kemampuan aparat penegak hukum dalam menilai dan membuktikan adanya kelalaian berdasarkan alat bukti dan keterangan ahli. Disarankan agar Rumah Sakit Sylvani Kota Binjai dan para tenaga medis meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menerapkan standar operasional prosedur sesuai dengan ketentuan perundang- undangan yang berlaku. Selain itu masyarakat dan keluarga pasien perlu meningkatkan pemahaman mengenai hak-hak hukum dalam pelayanan kesehatanagar dapat memperjuangkan haknya secara tepat apabila terjadi dugaan kelalaian tenaga medis.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | M. RASYID WIDIANTOSISWOYO |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 06:46 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 06:46 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22614 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




