Br Berutu, Rani Syah Putri (2026) IMPELEMENTASI KEBIJAKAN RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA SUBULUSSALAM. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
SKRIPSI ACC SIDANG RANIIIII SYAH PUTRI BRT FIKSSS CETAKKK fiksss kali.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di Kota Subulussalam. Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya PKL yang berjualan dibadan jalan dan ruang publik meskipun pemerintah telah menyediakan lokasi relokasi. Kondisi tersebut menimbulkan kemacetan, ketidaktertiban, dan ketidak nyamanan masyarakat. Selain itu, lokasi relokasi dinilai kurang strategis dan fasilitas pasar masih belum memadai sehingga masih terdapat PKL yang enggan menempati lokasi yang telah disediakan. Penelitian ini dilakukan di Kota Subulussalam, khusus nya pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM serta Satuan Polisi Pamong Praja. Perspektif yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan relokasi PKL telah dilakukan melalui sosialisasi, pemberian himbauan, penertiban, penyediaan fasilitas relokasi, serta koordinasi antarinstansi, tetapi belum berjalan secara optimal. Komunikasi pemerintah belum sepenuhnya efektif, sumber daya berupa fasilitas relokasi masih kurang memadai, dan masih terdapat PKL yang kembali berjualan di lokasi yang dilarang. Hambatan utama adalah penolakan PKL karena lokasi relokasi kurang strategis dan sepi pembeli serta belum optimalnya penerapan sanksi secara disiplin. Kesimpulannya, kebijakan relokasi PKL di kota subulussalam belum mencapai tujuan secara maksimal. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengevaluasi lokasi dan meningkatkan fasilitas relokasi, memperkuat koordinasi serta pengawasan, dan menerapkan sanksi secara konsisten dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Kata kunci : Implementasi, Kebijakan, Relokasi
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | Rani Syah Putri Br Berutu |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:23 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 07:23 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22422 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




