IFNANDAR, MUZNI (2026) MEDIASI TEKNOLOGI DAN HABITUS BELAJAR SISWA DALAM KELAS DIGITAL DI MTsN 5 PIDIE. S2 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Muzni_Cover.pdf Download (58kB) |
|
|
Text
Muzni_Abstrak.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
Muzni_Bab I.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
Muzni_Daftar Pustaka.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
Muzni_Revisi_Cetak (1) (1).pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini mengkaji mediasi teknologi digital dalam pembentukan habitus belajar siswa pada kelas digital di MTsN 5 Pidie. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perubahan praktik pembelajaran di madrasah akibat penerapan teknologi digital, yang tidak hanya mengubah akses terhadap sumber belajar, tetapi juga memengaruhi kebiasaan mencatat, mencari informasi, mengerjakan tugas, berkomunikasi dengan guru, serta menjaga adab dalam ruang belajar digital. Dalam konteks madrasah, perubahan tersebut menjadi lebih kompleks karena kelas digital berlangsung dalam lingkungan pendidikan yang dibentuk oleh nilai keislaman, adab, disiplin, dan relasi pedagogis guru-siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teknologi digital memediasi pembentukan habitus belajar siswa, mengidentifikasi tantangan dalam merekonsiliasi habitus belajar tradisional dengan tuntutan kelas digital, serta mengkaji strategi dan kebijakan madrasah dalam menghadapi pergeseran paradigma pembelajaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Lokasi penelitian adalah MTsN 5 Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh. Informan penelitian ditentukan secara purposive, meliputi unsur kebijakan madrasah, guru kelas digital, siswa peserta kelas digital, siswa non-peserta kelas digital, serta tenaga kependidikan atau tim TIK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memediasi pembentukan habitus belajar siswa melalui penggunaan aplikasi Jelajah Ilmu atau Jeli, buku digital, Google, forum diskusi, tugas daring, komputer, dan perangkat digital dalam aktivitas belajar. Siswa mulai terbiasa mengakses materi, mencari sumber tambahan, mengerjakan tugas, dan berkomunikasi melalui platform digital. Namun, habitus digital yang terbentuk belum sepenuhnya mandiri karena masih bergantung pada arahan guru, stabilitas jaringan, perangkat, akun, platform, literasi digital, serta dukungan teknis madrasah. Tantangan yang muncul meliputi gangguan teknis, berkurangnya kebiasaan mencatat, risiko distraksi melalui media sosial dan aplikasi hiburan, kecenderungan belajar instan, penggunaan AI dalam tugas, serta belum meratanya pengalaman kelas digital antara siswa peserta dan non-peserta. Strategi madrasah dilakukan melalui penyediaan sarana, jaringan, perangkat, bantuan teknis, penguatan peran guru, pengaturan etika komunikasi digital, pengawasan penggunaan perangkat, serta penegasan nilai keislaman, adab, disiplin ibadah, dan kejujuran akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelas digital di MTsN 5 Pidie membentuk habitus belajar digital yang bersifat hibrid, terkontrol, dan belum sepenuhnya merata. Dengan demikian, digitalisasi pendidikan madrasah tidak dapat dipahami hanya sebagai penggunaan perangkat, tetapi sebagai proses sosial yang membentuk ulang disposisi belajar siswa dalam arena pendidikan yang sarat nilai, aturan, dan perbedaan akses. Kata kunci: Mediasi Teknologi, Habitus Belajar, Kelas Digital, Madrasah, Modal Digital, MTSN 5 Pidie.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Pascasarjana > 69101 - Magister Sosiologi |
| Depositing User: | Muzni Ifnandar |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 02:42 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 02:42 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




