NURHALIZA, SITI (2025) TANGGUNG JAWAB PEMEGANG LESSOR ATAS KERUGIAN DEBITUR AKIBAT PENARIKAN OBJEK JAMINAN FIDUSIA SECARA PAKSA (Studi Putusan Nomor 35/Pdt.G.S/2021/PN Pdg). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover Skripsi.pdf Download (99kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (13kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (315kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (96kB) |
|
|
Text
skripsi selesai.pdf siti nurhaliza.pdf Restricted to Registered users only Download (981kB) |
Abstract
Jaminan fidusia berdasarkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 merupakan penyerahan hak milik secara kepercayaan. Seiring pertumbuhan ekonomi leasing saat ini merupakan perusahaan pembiayaan yang menjadi pilihan solutif bagi masyarakat. Tetapi pertumbuhan perusahaan leasing yang begitu pesat tersebut memunculkan beberapa kendala seperti adanya perusahaan leasing yang tidak mendaftarkan objek jaminan fidusianya sehingga saat terjadi wanprestasi berupa kredit macet oleh lesse, lessor bertindak sewenang-wenang dan melakukan penarikan paksa kendaraan yang dapat membahayakan lesse. Sebagaimana dalam Putusan Nomor 35/Pdt.G.S/2021/PN Pdg terkait eksekusi jaminan fidusia yang dilakukan secara paksa oleh pihak ketiga tanpa memperlihatkan surat penarikan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang dampak dari tindakan penarikan paksa objek jaminan fidusia terhadap debitur dan dasar pertimbangan hakim terhadap putusan Nomor 35/Pdt.G.S/2021/PN.Pdg. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif, yaitu penelitian dengan cara melakukan studi pustaka. Pendekatan penelitian dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan sifat penelitian ini adalah deskriptif yang dilakukan dengan cara menggambarkan tentang eksekusi jaminan fidusia. Dampak dari tindakan penarikan paksa objek jaminan fidusia dapat menimbulkan kerugian terhadap debitur, yang mana dalam hal ini debitur tidak mendapatkan imbalan atas prestasi angsuran kredit yang telah dilakukan dan debitur tidak dapat memperoleh perlindungan hukum yang jelas. Adapun dasar pertimbangan hakim terhadap putusan Nomor 35/Pdt.G.S/2021/PN.Pdg, yaitu hakim sudah tepat dalam mempertimbangkan dasar-dasar hukum beserta buktibukti yang telah diajukan dalam persidangan. Sebagaimana berdasarkan putusan tersebut, dalil-dalil gugatan yang termuat dalam posita gugatan maupun tuntutan yang termuat dalam petitum gugatan menurut majelis adalah berdasarkan hokum dan tidak bertentangan dengan hukum, maka sepatutnya untuk dikabulkan sebagian dengan tanpa hadirnya tergugat (verstek). Kepada lessor diharapkan dalam penarikan objek jaminan fidusia yang menggunakan jasa debt collector agar bisa memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan seperti diberikan sertifikat jaminan fidusia yang orisinil agar bisa diperlihatkan kepada pihak debitur saat penarikan objek jaminan fidusia. Kata Kunci : Pemegang Lessor, Debitur, Objek Jaminan Fidusia.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Siti Nurhaliza |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 09:06 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 09:06 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22334 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




