Nofita, Herika (2026) TINJAUAN YURIDIS TENTANG PELAKSANAAN FUNGSI BADAN PEMBANTU PENASIHAT PERKAWINAN, PERCERAIAN, DAN RUJUK (BP4R) DI POLRES LHOKSEUMAWE DALAM PERSPEKTIF HUKUM TATA NEGARA. S2 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (711kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (711kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (711kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (711kB) |
|
|
Text
Tesis Herika Revisi Prof Jamal - Copy.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Tinjauan Yuridis Tentang Pelaksanaan Fungsi Badan Pembantu Penasihat Perkawinan, Perceraian, Dan Rujuk (BP4R) Di Polres Lhokseumawe Dalam Perspektif Hukum Tata Negara (Prof. Dr. Jamaluddin, S.H., M.Hum dan Dr. Hadi iskandar, S.H., M.H) Pelaksanaan fungsi BP4R di Polres Lhokseumawe saat ini menghadapi persoalan efektivitas yang kompleks, jika ditinjau dari perspektif hukum tata negara yang menjunjung tinggi asas independence of judiciary. Secara yuridis, kedudukan BP4R sebagai lembaga internal kepolisian menciptakan ketidakefektifan karena memosisikan izin administratif dari lembaga eksekutif (Polri) sebagai syarat formil dalam mengajukan perceraian yang dapat menghambat akses warga negara (anggota Polri) menuju lembaga peradilan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Kondisi ini diperparah dengan fakta sosiologis di Polres Lhokseumawe selama periode tahun 2023-2025, di mana fungsi mediasi dan rekonsiliasi yang dijalankan BP4R terbukti belum optimal dalam menekan angka perceraian, mengingat sebagian besar pasangan tetap memilih berpisah dan jumlah pemohon justru menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Tujuan penelitian tesis ini untuk menganalisis Pelaksanaan Fungsi BP4R Di Polres Lhokseumawe Dalam Perspektif Hukum Tata Negara, menganalisis efektivitas hukum dalam Pelaksanaan Fungsi BP4R Di Polres Lhokseumawe, dan menganalisis solusi terhadap faktor penghambat Pelaksanaan Fungsi BP4R Di Polres Lhokseumawe Metode penelitian yang digunakan yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum, Teknik pengumpulan data yang digunakan pada tesis ini adalah teknik penelitian lapangan. Analisis data dalam penulisan tesis ini dilakukan dengan 4 (empat) tahap meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pelaksanaan fungsi BP4R di Polres Lhokseumawe sebagi bentuk pengawasan preventif Hukum Tata Negara yang menempatkan perceraian anggota Polri sebagai urusan administratif publik demi menjaga integritas korps serta perlindungan hak konstitusional keluarga. Ketidakefektifan BP4R Polres Lhokseumawe dalam mencegah perceraian disebabkan oleh faktor masyarakat (pasangan suami isteri) yang memiliki sikap saling egois. Sikap tersebut melumpuhkan fungsi mediasi BP4R dalam mencegah perceraian, sehingga instrumen hukum ini gagal mencapai tujuannya. BP4R Polres Lhokseumawe mengatasi hambatan egoistik pasangan melalui pendekatan holistik yang meliputi konseling psikologis profesional, mediasi persuasif, dan penguatan Binrohtal. Disarankan intervensi BP4R lebih proaktif dalam menjaga stabilitas personel. Disarankan agar Polres Lhokseumawe mentransformasi tahap mediasi dengan mengadopsi konseling psikologis intensif sebelum sidang formal untuk mereduksi egoisme dan sikap defensif pasangan yang ingin bercerai. Disarankan penguatan aspek kearifan lokal melalui keterlibatan aktif keluarga besar atau tokoh adat dalam proses mediasi personal.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > 74101 - Magister Hukum |
| Depositing User: | Herika Nofita |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 06:52 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 06:52 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22279 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




