Alfiadi, Alfiadi (2026) PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE PADA TINDAK PIDANA ANAK DALAM MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM (Studi Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2025/PN Lsk dan Putusan Nomor 5/Pid.Sus-Anak/2025/PN Lsk). S2 thesis, Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover thesis.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
Abstrak tesis.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
Bab 1 Tesis.pdf Download (541kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka Tesis.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
TESIS Alfiadi.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji penerapan Restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana anak ditinjau dari aspek yuridis dalam mewujudkan kepastian hukum, dengan studi kasus pada Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2025/PN Lsk dan Putusan Nomor 5/Pid.Sus-Anak/2025/PN Lsk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep dan prinsip yang diterapkan dalam perkara tindak pidana anak berdasarkan Restorative justice pada kedua putusan tersebut, serta untuk mengetahui apakah penerapan Restorative justice dapat mewujudkan kepastian hukum dalam penyelesaian tindak pidana anak. Metode penelitian untuk mengetahui bagaimana konsep, prinsip dan penerapan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data primer diperoleh dari putusan-putusan pengadilan yang diteliti, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur hukum, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian terdahulu yang dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan Restorative justice dalam kedua putusan tersebut telah sesuai dengan konsep dan prinsip yang diatur dalam UU SPPA. (2) Penerapan Restorative justice dalam kedua putusan tersebut menunjukkan bahwa secara prosedural hakim telah berupaya menerapkan ketentuan dalam UU SPPA, walaupun hasil akhirnya menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan terhadap kedua putusan tersebut. Dalam Putusan pertama, hakim mengedepankan pendekatan restoratif Sebaliknya, Putusan kedua menunjukkan pendekatan yang lebih represif karena anak tetap diproses melalui mekanisme pemidanaan formal. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan perlunya penguatan regulasi dan pedoman teknis terkait penerapan Restorative justice dalam Sistem Peradilan Pidana Anak agar tercipta kepastian hukum dan keseragaman pemahaman Aparat Penegak Hukum, BAPAS, Masyarakat. Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji efektivitas penerapan Restorative justice terhadap reintegrasi sosial dan tingkat residivisme anak.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Restorative justice, Tindak Pidana Anak, Kepastian Hukum,Sistem Peradilan Pidana Anak |
| Subjects: | K Law > K Law (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > 74101 - Magister Hukum |
| Depositing User: | Alfiadi Alfiadi Alfiadi |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 03:11 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 03:11 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22150 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




