SYAWLA, DINDA PUTRI (2026) LEARNED HELPLESSNESS PADA WANITA KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
cover.pdf Download (27kB) |
|
|
Text
abstrak.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
full text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan fenomena yang kompleks di mana banyak korban perempuan memilih untuk tetap bertahan meskipun mengalami penderitaan fisik maupun psikis yang berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran learned helplessness (ketidakberdayaan yang dipelajari) pada wanita korban KDRT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang wanita yang mengalami KDRT dan masih tinggal bersama pasangannya. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan partisipan yang relevan dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran learned helplessness pada kedua subjek terbentuk dari tiga dimensi atribusi, yaitu locus of control, globalitas, dan stabilitas. Subjek pertama menunjukkan locus of control internal pada fase awal mengalami kekerasan, sedangkan subjek kedua menunjukkan locus of control internal yang maladaptif, di mana subjek cenderung menyalahkan diri sendiri atas kekerasan yang terjadi, subjek pertama mengalami dampak positif setelah mengalami kekerasan dengan munculnya kesadaran dalam diri subjek, sedangkan subjek kedua merasakan dampak negatif yaitu menarik diri dari lingkungan sosial. Terdapat juga perbedaan dinamika pada dimensi stabilitas. Subjek pertama menunjukkan kemandirian ekonomi sebagai upaya untuk bangkit. Sebaliknya, subjek kedua memandang kekerasan sebagai takdir yang tidak dapat diubah dan mengalami keputusasaan (hopelessness). Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun korban mengalami ketidakberdayaan, adanya faktor harapan akan perubahan dan dukungan kemandirian dapat menjadi titik balik menuju resiliensi. Kata Kunci: Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Learned Helplessness, Studi Kasus, Wanita
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > 73201 - Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | dinda putri syawla |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 04:30 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 04:30 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22094 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




