Jasmiati, Jasmiati (2026) EVALUASI PENERIMAAN DAN KESIAPAN IMPLEMENTASI SISTEM CORETAX BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MENGGUNAKAN INTEGRASI TECHNOLOGY READINESS AND ACCEPTANCE MODEL (TRAM) DAN TASK TECHNOLOGY FIT (TTF). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover.pdf Download (36kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (14kB) |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
Full - Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Digitalisasi sektor publik mendorong Direktorat Jenderal Pajak meluncurkan sistem Coretax untuk mengotomatisasi administrasi perpajakan secara masif. Namun, transisi ke platform baru ini memicu kendala operasional dan kompleksitas teknis di lapangan yang berpotensi memengaruhi penerimaan pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesiapan teknologi dan kesesuaian tugas- teknologi terhadap niat Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Lhokseumawe dalam menggunakan Coretax, dengan mengintegrasikan kerangka kerja Technology Readiness and Acceptance Model (TRAM) dan Task Technology Fit (TTF). Penelitian kuantitatif ini menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 257 sampel valid, lalu diuji menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa kesiapan teknologi pengguna dari faktor pemicu (Optimism dan Innovativeness) berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kegunaan sistem. Sebaliknya, pada faktor penghambat, ketidaknyamanan teknis (Discomfort) terbukti secara nyata menurunkan persepsi kemudahan penggunaan di lapangan, sementara faktor keraguan (Insecurity) tidak memberikan dampak signifikan. Pada aspek keselarasan, karakteristik teknologi dan karakteristik tugas terbukti menjadi penentu utama yang membentuk kesesuaian tugas-teknologi. Lebih lanjut, niat Wajib Pajak untuk mengadopsi Coretax ditentukan secara utuh oleh kesesuaian tugas-teknologi dan persepsi kegunaan. Sebaliknya, persepsi kemudahan penggunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat menggunakan. Pengujian model ini menghasilkan nilai R-Square sebesar 0,838 untuk variabel niat menggunakan, yang mengindikasikan kontribusi prediktif dalam kategori kuat. Temuan ini membuktikan bahwa dalam konteks mandatory system, komitmen adopsi Wajib Pajak murni digerakkan oleh kapasitas fungsional sistem dalam menyelesaikan tugas perpajakan secara akurat, bukan sekadar kemudahan navigasinya. Secara teoritis, hasil ini memperkuat validitas integrasi TRAM dan TTF pada evaluasi platform digital publik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 57201 - Jurusan Sistem Informasi |
| Depositing User: | jasmiati jasmiati jasmiati |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 04:16 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 04:16 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22058 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




