DARMAWAN, ARIEF (2026) INTEGRASI PERHITUNGAN NILAI PERPINDAHAN PANAS DAN ESTIMASI BIAYA SELUBUNG BANGUNAN BERBASIS BUILDING INFORMATION MODELING-VISUAL PROGRAMMING LANGUAGE PADA BANGUNAN KANTOR SEWA DI IKLIM TROPIS. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
Cover.pdf

Download (190kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (230kB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (324kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (219kB)
[img] Text
Full-text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Sektor bangunan global menyumbang 35-40% emisi karbon dunia, menempatkan efisiensi energi selubung bangunan sebagai prioritas arsitektural di iklim tropis. Penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi algoritma otomasi berbasis Building Information Modeling (BIM) dan Visual Programming Language (VPL) menggunakan Autodesk Revit dan Dynamo untuk menghitung OTTV, RTTV, dan estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB/BOQ) secara real-time pada bangunan kantor sewa bertingkat tinggi kelas premium, berlandaskan SNI 6389:2020. Algoritma ini mendobrak isolasi data BIM konvensional melalui ekspor berformat JSON ke dalam dasbor analitik berbasis web (Streamlit). Hasil validasi terhadap algoritma komputasional menunjukkan tingkat keandalan yang sangat ekstrem dengan galat rata-rata (MAPE) <1,5% terhadap formula manual, mengonfirmasi kelayakan presisi sistem. Simulasi parametrik atas 80 skenario mengungkap bahwa tuntutan pasar properti yang mengejar nilai sewa tinggi (flight to quality) memaksa penerapan Window-to-Wall Ratio (WWR) masif 60-75%. Untuk menetralisir penalti termal akibat WWR tersebut, konfigurasi Pareto Optimal hanya tercapai pada kombinasi WWR 60%, kaca Low-E Sputtered (SC=0,23), dan sirip peneduh 1,5m yang menghasilkan OTTV 33,85 W/m². Memaksakan desain ini agar patuh SNI menyebabkan pembengkakan Biaya Modal (CAPEX) kaca hingga 165% dibandingkan baseline, dengan kenaikan RAB fasad total sebesar 12,01%. Hasil ini tidak hanya menghadirkan kerangka kerja 5D (OTTV–RTTV–BOQ–JSON–Web) pertama untuk Indonesia, melainkan juga membuktikan secara kritis bahwa ambang batas SNI 35 W/m² masih terlalu permisif terhadap estetika "kotak kaca", yang secara operasional bertentangan dengan konsensus termal global.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Fakultas Teknik > 23201 - Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Arief Arief Darmawan
Date Deposited: 01 Sep 2026 07:20
Last Modified: 01 Sep 2026 07:20
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22000

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by