Guslaili, Rafika (2026) FUNGSI BADAN PENASIHAT PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN (BP4) DALAM MENEKAN ANGKA PERCERAIAN DI KABUPATEN BIREUEN. S2 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
Cover.pdf

Download (41kB)
[img] Text
Abstract .pdf

Download (281kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (554kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (407kB)
[img] Text
Rafika_247410101087.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Meningkatnya angka perceraian di Kabupaten Bireuen menunjukkan bahwa ketahanan keluarga masih menghadapi berbagai tantangan. Badan Penasihat, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) sebagai mitra Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan rumah tangga melalui fungsi penasihatan, pembinaan, pelestarian perkawinan, konsultasi, mediasi, dan penyuluhan hukum keluarga sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BP4 Tahun 2024. Namun, pelaksanaan fungsi BP4 di Kabupaten Bireuen belum sepenuhnya optimal, yang terlihat dari masih meningkatnya perkara perceraian serta belum maksimalnya layanan pembinaan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan fungsi BP4 dalam menekan angka perceraian di Kabupaten Bireuen, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta mengkaji upaya optimalisasi peran BP4 dalam memperkuat ketahanan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan jenis penelitian preskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak-pihak terkait, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen resmi lainnya. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi BP4 dalam menekan angka perceraian di Kabupaten Bireuen belum berjalan optimal. Meskipun BP4 memiliki fungsi preventif, edukatif, dan mediatif melalui program bimbingan perkawinan, penasihatan, mediasi, serta sosialisasi hukum keluarga, pelaksanaannya masih lebih berfokus pada tahap pra-nikah dan belum menjangkau penyelesaian konflik rumah tangga secara menyeluruh. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, kurangnya sosialisasi, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Upaya optimalisasi dilakukan melalui sosialisasi dan pembinaan pasangan pasca pernikahan, namun pelaksanaannya belum merata di seluruh wilayah Kabupaten Bireuen. Disarankan diperlukan adanya anggaran khusus BP4 serta upaya strategis berupa penguatan kelembagaan BP4, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, optimalisasi program penyuluhan hukum, serta peningkatan sinergi dengan instansi terkait guna mendukung fungsi BP4 dalam menekan angka perceraian di Kabupaten Bireuen. Kata Kunci: Fungsi BP4, Perceraian, Hukum Keluarga.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana > 74101 - Magister Hukum
Depositing User: Rafika Rafika Guslaili Guslaili
Date Deposited: 31 Aug 2026 05:48
Last Modified: 31 Aug 2026 05:48
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21871

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by