PRABOWO, JIHAN KHAIRUNNISA (2026) IDENTIFIKASI DAN MITIGASI RISIKO PADA PEKERJAAN PENGGANTIAN JUMPER ATAS MENGGUNAKAN METODE JSA DAN HIRARC DI PT PLN UP3 LHOKSEUMAWE. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
Cover.pdf Download (37kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (8kB) |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (18kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
Full-text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
PT PLN UP3 Lhokseumawe merupakan unit pelaksana distribusi tenaga listrik yang melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jaringan melalui Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Salah satu pekerjaan yang memiliki tingkat risiko tinggi adalah penggantian jumper atas karena dilakukan pada jaringan distribusi 20 kV yang masih bertegangan dan di atas tiang listrik. Kondisi tersebut menimbulkan bahaya nyata seperti kontak dengan jaringan bertegangan dan jatuh dari ketinggian, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil wawancara dengan Tim PDKB yang pernah mengalami kondisi tidak aman berupa terpeleset serta peralatan kerja yang bergeser saat bekerja di atas tiang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta merumuskan usulan pengendalian risiko pada pekerjaan penggantian jumper atas menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan lima anggota Tim PDKB, serta penggunaan dokumen Instruksi Kerja (IK) sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 tahapan pekerjaan dengan 31 potensi bahaya yang teridentifikasi. Penilaian risiko awal menunjukkan 12 potensi bahaya (38,7%) berkategori Extreme, 7 potensi bahaya (22,6%) berkategori High, 11 potensi bahaya (35,5%) berkategori Medium, dan 1 potensi bahaya (3,2%) berkategori Low. Setelah penerapan mitigasi risiko berupa rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kategori Extreme menurun menjadi 0 (0,0%), kategori High menjadi 5 potensi bahaya (16,1%), kategori Medium menjadi 7 potensi bahaya (22,6%), sedangkan kategori Low meningkat menjadi 19 potensi bahaya (61,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode JSA dan HIRARC mampu mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menurunkan tingkat risiko melalui usulan pengendalian yang diterapkan pada pekerjaan penggantian jumper atas. Kata Kunci: Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC), Job Safety Analysis (JSA), keselamatan kerja, mitigasi risiko, penggantian jumper atas.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 26201 - Jurusan Teknik Industri |
| Depositing User: | Jihan Khairunnisa |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:02 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:02 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21698 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




