Ananda, Boby (2026) FENOMENA PERMUKIMAN DI BANTARAN SUNGAI BEDERA KOTA MEDAN. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
Cover.pdf

Download (51kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (174kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (202kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (173kB)
[img] Text
Full-text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena permukiman informal di bantaran Sungai Bedera, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Kawasan kumuh ini tumbuh tanpa perencanaan formal di atas lahan negara dan menjadi objek program normalisasi sungai sejak tahun 2022. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik fisik permukiman, menganalisis faktor pendorong masyarakat berpenghasilan rendah menetap dan bertahan, serta mengkaji hubungan antara kondisi sosial-ekonomi dengan wujud fisik hunian. Penelitian menggunakan metode kualitatif fenomenologi melalui kerangka teori Dwelling, Place and Environment (Seamon) serta Bridgeheader dan Housing as a Verb (Turner). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi fotografis. Melalui teknik purposive sampling secara bertahap terhadap 86 unit populasi, terpilih sembilan narasumber utama hingga tercapai kejenuhan data empiris. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik fisik permukiman meliputi empat dimensi utama: legalitas tanpa izin di lahan negara, empat tipologi material dari darurat hingga permanen seluas rata-rata 35-54 meter persegi, proses incremental building secara kontinu, serta pola spasial organik. Faktor utama masyarakat bertahan adalah zero tenure cost dan zero utility cost untuk menjamin kelangsungan hidup subsistensi, ditambah ketidakcocokan skema pembayaran periodik rusunawa dengan pendapatan harian mereka yang fluktuatif. Hubungan sosial-ekonomi dan fisik hunian dibuktikan dari durasi tinggal, penggunaan material bekas, dan fungsi ganda ruang domestik. Kesimpulannya, fase bridgeheader di kawasan ini bersifat permanen secara struktural, bukan transisional. Oleh karena itu, kebijakan relokasi memerlukan kompensasi nyata beserta skema pembayaran fleksibel berbasis penghasilan harian masyarakat.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Fakultas Teknik > 23201 - Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Boby Ananda
Date Deposited: 24 Aug 2026 04:27
Last Modified: 24 Aug 2026 04:27
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21534

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by