HELENA, SHINTA FATRICIA (2026) ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HAK ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012: Studi Putusan Nomor 3/Pid.Sus- Anak/2025/Pn.End. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
COVER.pdf

Download (17kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (169kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (357kB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (260kB)
[img] Text
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara yuridis normatif perlindungan hak anak yang berkonflik dengan hukum berdasarkan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA), dengan studi kasus Putusan No. 3/Pid.Sus-Anak/2025/PN.End. Perkara ini melibatkan terdakwa anak usia 17 tahun yang melakukan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap korban anak usia 5 tahun di Kabupaten Ende. Fokus kajian bertolak dari ketegangan normatif antara UU SPPA yang mengedepankan keadilan restoratif dengan UU No. 35 Tahun 2014 yang mengamanatkan sanksi berat atas kejahatan seksual terhadap anak. Penelitian menggunakan pendekatan perundangundangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach), dengan analisis preskriptif terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, putusan secara prosedural cukup sesuai dengan UU SPPA mencakup pendampingan hukum, kehadiran Pembimbing Kemasyarakatan, Laporan Litmas, dan sidang tertutup namun terdapat celah substantif berupa absennya dakwaan kumulatif atas perbarengan perbuatan (meerdaadse samenloop) dan tidak adanya amar restitusi bagi korban. Kedua, penerapan prinsip kepentingan terbaik bagi anak bersifat parsial: hakim menunjukkan orientasi rehabilitatif melalui penjatuhan pidana di bawah tuntutan jaksa dan penggantian denda dengan pelatihan kerja, namun putusan tidak memuat program rehabilitasi psikologis konkret bagi pelaku, tidak mengatur restitusi korban, dan tidak menguraikan Litmas secara substantif dalam pertimbangan pemidanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan prinsip kepentingan terbaik bagi anak memerlukan penguatan sistemik melalui penyempurnaan regulasi, peningkatan kompetensi aparat penegak hukum, serta penguatan sarana lembaga pembinaan khusus anak

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana > 74101 - Magister Hukum
Depositing User: shinta fatricia helena
Date Deposited: 19 Aug 2026 07:35
Last Modified: 19 Aug 2026 07:35
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21355

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by