Faizal, Teuku Muhammad (2026) KAJIAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA KANTOR WALI KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (230kB) |
|
|
Text
Skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (18MB) |
Abstract
Kondisi fisik lingkungan perkantoran berperan penting dalam memengaruhi kenyamanan, perilaku, dan efektivitas kerja pegawai. rumusan masalah utama dalam penelitian ini difokuskan pada bagaimana penerapan prinsip arsitektur perilaku memengaruhi pola pemanfaatan ruang dan aktivitas pengguna di lingkungan kerja Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Pada lingkungan birokrasi pemerintahan, ketidaksesuaian antara tata ruang dan kebutuhan operasional berpotensi menghambat sirkulasi, interaksi, serta produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola spasial dan aktivitas pengguna, dinamika aktivitas pengguna, dan arsitektur perilaku pada ruang kerja Kantor Walikota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan behavioral mapping yang meliputi place-centered mapping dan person-centered mapping. Kajian difokuskan pada tiga unit kerja di lantai satu, yaitu Bagian Umum, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi ruang berbentuk menyerupai huruf L dan keberadaan subruang di dalam ruang utama menyebabkan sirkulasi menjadi kurang efektif serta membatasi interaksi antarpegawai. Selain itu, tingginya intensitas aktivitas pada jam kerja tidak diimbangi oleh kapasitas ruang yang memadai sehingga memunculkan tumpang tindih aktivitas (overlapping) yang berdampak pada penurunan kenyamanan kerja. Penataan furnitur dan fasilitas penyimpanan arsip juga belum sepenuhnya mendukung kebutuhan operasional maupun fleksibilitas aktivitas pengguna. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kualitas lingkungan kerja dipengaruhi oleh tingkat kesesuaian antara konfigurasi ruang dengan pola perilaku penggunanya. Oleh karena itu, penerapan pendekatan arsitektur perilaku diperlukan sebagai dasar perancangan ruang kerja yang lebih adaptif, efisien, dan mampu mendukung kenyamanan serta kinerja pegawai.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 23201 - Jurusan Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | Teuku Muhammad faizal |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 03:08 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 03:08 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21281 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




