NADILAH, FITRI (2026) MODALITAS POLITIK YENNI MANIK DALAM MEMPERTAHANKAN KURSI LEGISLATIF DI KABUPATEN ASAHAN HINGGA EMPAT PERIODE (2009-2024). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER FITRI NADILAH.pdf Download (106kB) |
|
|
Text
ABSTRAK FITRI NADILAH.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
BAB 1 FITRI NADILAH.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
DAPUS FITRI NADILAH.pdf Download (279kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FITRI NADILAH.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Skripsi ini membahas tentang bagaimana Yenni Manik, S.Pd., tokoh politik perempuan dari PDI-P, berhasil mempertahankan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan selama empat periode berturut-turut, yaitu dari tahun 2009 hingga 2024. Keberhasilan tersebut cukup menarik untuk dikaji karena tidak banyak calon legislatif, khususnya perempuan, yang mampu bertahan dalam jangka waktu sepanjang itu di tengah ketatnya persaingan politik daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui modalitas politik apa saja yang digunakan oleh Yenni Manik dalam mempertahankan posisinya di lembaga legislatif selama empat periode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan kerangka teori modalitas yang dikembangkan oleh Pierre Bourdieu, yang melihat keberhasilan dalam kontestasi politik sebagai hasil dari pengelolaan tiga jenis modal secara bersamaan, yaitu modal politik, modal sosial, dan modal ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemenangan Yenni Manik yang berlangsung secara konsisten selama empat periode tidak ditentukan oleh satu faktor tunggal, melainkan oleh perpaduan ketiga modalitas tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Yenni Manik dalam mempertahankan kursi legislatif selama empat periode merupakan hasil dari pengelolaan modalitas politik yang konsisten dan terintegrasi. Akumulasi pengalaman dari setiap periode pemilu yang dilaluinya secara bertahap mengubah modal-modal yang ia miliki menjadi modal simbolik dalam pengertian Bourdieu, yakni pengakuan kolektif dari masyarakat bahwa ia adalah wakil yang terbukti, terpercaya, dan layak untuk terus dipilih.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JC Political theory |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 67201 - Jurusan Ilmu Politik |
| Depositing User: | FITRI NADILAH |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 03:30 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 03:30 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21200 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




