Nadia, Sarah (2026) ANALISIS YURIDIS TANGGUNG JAWAB PIDANA PELAKU KEJAHATAN TERHADAP KEMERDEKAAN ORANG LAIN DALAM KASUS MEMBAWA PERGI SEORANG WANITA YANG BELUM DEWASA ( Studi Putusan Nomor 62/Pid.B/2022/PN Lsm). S1 thesis, University of Malikussaleh.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
SKRIPSI SARAH NADIA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://unimal.ac.id

Abstract

RINGKASAN SARAH NADIA NIM 220510094 Analisis Yuridis Tanggung Jawab Pidana Pelaku Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang Lain Dalam Kasus Membawa Pergi Seorang Wanita Yang Belum Dewasa (Studi Putusan Nomor 62/Pid.B/2022/PN Lsm) (Dr. Yusrizal, S.H., M.H. dan Nuribadah, S.H., M.H.) Putusan Nomor 62/Pid.B/2022/PN Lsm menunjukkan bahwa perbuatan membawa pergi perempuan belum dewasa tanpa izin orang tua merupakan tindak pidana yang melanggar kemerdekaan seseorang dan memenuhi unsur pertanggungjawaban pidana karena dilakukan dengan sengaja. Dasar hukumnya ialah Pasal 332 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 sampai 9 tahun, serta dapat dikaitkan dengan Pasal 76D jo. Pasal 83 UU Perlindungan Anak yang mengancam pidana 3 sampai 15 tahun dan denda Rp60.000.000,00 sampai Rp300.000.000,00. Dalam perkara ini, Pengadilan Negeri Lhokseumawe menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan menjatuhkan pidana penjara 2 tahun serta biaya perkara Rp5.000,00, sehingga menimbulkan persoalan mengenai ringannya pidana dibanding ancaman hukuman yang diatur dalam undang-undang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dan bersifat deskriptif analitis. Penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan dengan menggunakan data sekunder. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif melalui penafsiran hukum dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 62/Pid.B/2022/PN Lsm didasarkan pada fakta persidangan yang membuktikan terdakwa dengan sengaja membawa korban yang masih berusia 16 tahun tanpa izin orang tua atau walinya, sehingga seluruh unsur Pasal 332 ayat (1) ke-1 KUHP terpenuhi. Pertanggungjawaban pidana dibebankan karena adanya unsur kesengajaan, perbuatan melawan hukum, serta tindakan membawa korban dari pengawasan orang tua dengan tujuan menguasai korban, yang diperkuat dengan terbuktinya hubungan badan selama korban berada di Medan. Meskipun ancaman pidana mencapai 7 tahun penjara, hakim menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun dengan mempertimbangkan keadaan meringankan, yaitu usia terdakwa yang masih muda, sikap sopan, pengakuan atas perbuatan, belum pernah dihukum, serta korban pergi atas persetujuannya sendiri. Di sisi lain, hakim tetap memperhatikan keadaan memberatkan berupa trauma korban, hilangnya masa depan korban, dan belum tercapainya perdamaian antara kedua belah pihak. Disarankan agar aparat hakim menerapkan ketentuan hukum secara lebih cermat dan konsisten untuk memberikan perlindungan yang lebih efektif terhadap anak serta menjaga kemerdekaan pribadi setiap orang. kepada masyarakat dan orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak yang baru beranjak dewasa. Kata Kunci : Tanggung Jawab Pidana, Pelaku, Kejahatan, Kemerdekaan Orang, Wanita, Dewasa.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: SARAH NADIA
Date Deposited: 12 Aug 2026 04:23
Last Modified: 12 Aug 2026 04:23
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21100

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by