LUBIS, FIFI RAUNA (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, universitas malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SKRIPSI FIFI.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Program Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan salah satu inovasi pemerintah dalam mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. Namun, implementasi Program IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe belum berjalan secara optimal sehingga masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Kepala Dinas, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, operator teknis, petugas pelayanan, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang telah dan belum melakukan aktivasi IKD. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis implementasi mengacu pada teori George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe belum berjalan secara optimal. Sosialisasi telah dilakukan melalui media sosial, pelayanan jemput bola, dan kerja sama dengan berbagai instansi, namun belum menjangkau seluruh masyarakat. Dalam pelaksanaannya masih ditemukan keterbatasan anggaran, sarana prasarana, dan jaringan internet. Di samping itu, masih terdapat masyarakat yang belum memahami manfaat IKD dan belum sepenuhnya percaya terhadap keamanan data digital. Meskipun pelaksanaan aktivasi telah memiliki standar operasional prosedur yang jelas, proses aktivasi masih harus dilakukan melalui petugas Disdukcapil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program IKD belum berjalan optimal karena dipengaruhi oleh aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Kata Kunci: Implementasi, Program, Identitas Kependudukan Digital (IKD), Aktivasi IKD, Sosialisasi Kepada Masyarakat, George C. Edward III, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | FIFI RAUNA LUBIS |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 04:06 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 04:06 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21093 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




