SAKINA, FADIA (2026) GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL PADA PASANGAN YANG BELUM MEMILIKI KETURUNAN. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
COVER.pdf Download (34kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (38kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
FADIA SAKINA_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk-bentuk dukungan sosial serta faktor-faktor yang memengaruhi dukungan sosial pada pasangan yang belum memiliki keturunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari dua pasangan suami istri yang telah menikah lebih dari lima tahun dan belum memiliki keturunan. Subjek penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan observasi, dengan analisis data menggunakan analisis tematik berdasarkan langkah-langkah dari teori Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk dukungan sosial yang diterima pasangan, yaitu dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dan dukungan informasi. Dukungan emosional menjadi bentuk yang paling dominan, ditunjukkan melalui empati, perhatian, kasih sayang, sikap saling menguatkan, serta penerimaan tanpa menyalahkan antara suami dan istri. Dukungan penghargaan terlihat dalam bentuk penguatan positif, penerimaan keadaan, tidak merendahkan pasangan, serta memberikan keyakinan bahwa mereka tetap berharga meskipun belum memiliki keturunan. Dukungan instrumental diwujudkan melalui bantuan nyata seperti dukungan finansial untuk pengobatan, menemani kontrol medis, serta keterlibatan keluarga dalam membantu proses ikhtiar pasangan. Sementara itu, dukungan informasi diberikan melalui saran, arahan, serta rekomendasi terkait pengobatan medis maupun alternatif yang dianggap dapat membantu memperoleh keturunan. Dukungan dari pasangan menjadi sumber utama yang paling berpengaruh dalam menjaga stabilitas emosi, meningkatkan resiliensi, serta mempertahankan keharmonisan rumah tangga di tengah tekanan sosial dari lingkungan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial memiliki peran penting dalam membantu pasangan menghadapi tekanan psikologis serta tuntutan sosial dari lingkungan. Kata Kunci: dukungan sosial, infertilitas, pasangan menikah, psikologi keluarga.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > 73201 - Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | Fadia Sakina |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 08:02 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 08:02 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20965 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




