YUSRIL, AHMAD (2026) MORFOLOGI KOTA KUALA SIMPANG. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (77kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
FULL-TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan morfologi Kota Kuala Simpang pada pasca banjir bandang tahun 2006 secara elemen figure ground, linkage, dan place. Kota Kuala Simpang sebagai ibu kota Kabupaten Aceh Tamiang berada pada kawasan dataran rendah sehingga memiliki kerentanan tinggi terhadap banjir. Banjir bandang pada 21–22 Desember 2006 menyebabkan genangan hingga ±2 meter dan berdampak pada permukiman, jaringan jalan, fasilitas publik, serta tata guna lahan kota. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis spasial. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, peta, citra satelit, dan studi literatur. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi Kota Kuala Simpang pada lima periode, yaitu sebelum banjir tahun 2006, pasca banjir tahun 2007, fase pemulihan tahun 2012, fase perkembangan menengah tahun 2017, dan perkembangan terbaru tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir tahun 2006 menjadi titik balik perubahan morfologi Kota Kuala Simpang. Pada elemen figure ground, struktur kota berubah dari terpusat dan padat menjadi lebih menyebar secara bertahap. Pada elemen linkage, jaringan jalan yang sebelumnya radial mengalami gangguan, kemudian berkembang lebih adaptif melalui munculnya jalan sekunder dan jalur alternatif. Pada elemen place, terjadi peningkatan kawasan permukiman dan perdagangan, disertai penurunan ruang terbuka hijau dari 25% menjadi 10% pada tahun 2023. Perkembangan kota pasca banjir menunjukkan pergeseran permukiman menuju kawasan yang relatif lebih aman, seperti Bukit Tempurung dan sebagian Perdamaian. Namun, perkembangan kawasan terbangun masih ditemukan di sempadan sungai dan wilayah rawan banjir. Oleh karena itu, diperlukan penataan ruang berbasis mitigasi bencana, pengendalian pembangunan sempadan sungai, serta peningkatan ruang terbuka hijau.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 23201 - Jurusan Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | yusril Ahmad Yusril |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 06:39 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 06:39 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20932 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




