NAZIFA, AQILA (2026) PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA PEMATANG SIANTAR MELALUI METODE REDUCE, REUSE, RECYCLE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER AQILA NAZIFA.pdf Download (98kB) |
|
|
Text
ABSTRAK AQILA NAZIFA.pdf Download (265kB) |
|
|
Text
BAB 1 AQILA NAZIFA.pdf Download (297kB) |
|
|
Text
DAPUS AQILA NAZIFA.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
SKRIPSI AQILA NAZIFA.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Permasalahan sampah di Kota Pematangsiantar semakin memprihatinkan seiring meningkatnya volume timbulan sampah dari 56.789,37 ton pada tahun 2020 menjadi 58.678,21 ton pada tahun 2025, sementara Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjung Pinggir telah mengalami kelebihan kapasitas (over capacity) sejak tahun 2020 dengan sistem pengelolaan yang masih didominasi pola open dumping. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang diamanatkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012 belum berjalan optimal di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah di Kota Pematangsiantar melalui pendekatan 3R serta upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi penumpukan sampah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui teknik purposive dan aksidental sampling terhadap delapan informan, meliputi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Koordinator TPA, operator mesin, lurah, aktivis lingkungan, pemulung, pedagang, dan masyarakat sekitar TPA Tanjung Pinggir. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan volume sampah yang masuk ke TPA mencapai 160,76 ton per hari, diangkut oleh 52 unit truk dengan frekuensi dua kali sehari. Penerapan reduce masih terkendala tingginya penggunaan plastik sekali pakai; reuse dilakukan sebagian masyarakat namun belum konsisten; recycle terhambat karena sampah masih tercampur saat tiba di TPA. Pemerintah telah menjalankan program kader lingkungan, bank sampah, pengomposan, budidaya maggot, Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan, serta kerja sama dengan pihak swasta. Penelitian menyimpulkan penerapan 3R belum optimal akibat rendahnya pemilahan sampah dari sumber dan keterbatasan sarana, sehingga diperlukan penguatan edukasi, regulasi, dan kolaborasi multipihak secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | Aqila Nazifa |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 09:23 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 09:23 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20771 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




