TUMANGGER, RAHMAWATI (2026) DAMPAK KEBIJAKAN MONETER SYARIAH TERHADAP STABILITAS SISTEM KEUANGAN DI INDONESIA. S1 thesis, universitas malikussaleh.

[img] Text
cover.pdf

Download (18kB)
[img] Text
abstrak.pdf

Download (6kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (71kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (145kB)
[img] Text
Skripsi Rahma (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://unimal.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan moneter syariah terhadap stabilitas sistem keuangan di Indonesia, dengan Non-Performing Financing (NPF) sebagai proksi stabilitas serta Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (FASBIS), Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS), dan Giro Wajib Minimum (GWM) Syariah sebagai instrumen kebijakan moneter syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series bulanan periode Januari 2016–Desember 2025 yang bersumber dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, dianalisis menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil uji Bounds Test menunjukkan adanya hubungan kointegrasi jangka panjang antarvariabel (F-statistik = 21,270), sehingga estimasi jangka pendek dan jangka panjang dilakukan dalam satu kerangka Error Correction Model. Hasil estimasi jangka pendek menunjukkan PUAS berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPF, sedangkan FASBIS dan GWM tidak signifikan. Dalam jangka panjang, PUAS dan GWM Syariah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPF, sementara FASBIS tetap tidak signifikan. Koefisien Error Correction Term sebesar -0,1206 (signifikan pada taraf 1%) menunjukkan penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang sebesar 12,06% per bulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PUAS dan GWM Syariah merupakan instrumen kebijakan moneter syariah yang efektif dalam menekan risiko pembiayaan bermasalah dan menjaga stabilitas sistem keuangan syariah, sedangkan efektivitas FASBIS perlu dievaluasi dan diperkuat melalui desain kebijakan yang lebih terarah. Temuan ini memberikan implikasi kebijakan bagi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dalam mengoptimalkan bauran instrumen moneter syariah guna mendukung ketahanan sistem keuangan nasional. Kata Kunci: Kebijakan Moneter Syariah, FASBIS, PUAS, GWM Syariah, NonPerforming Financing, ARDL, Stabilitas Sistem Keuangan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > 60202 - Jurusan Ekonomi Syariah
Depositing User: Rahmawati Tumangger
Date Deposited: 29 Jul 2026 07:53
Last Modified: 29 Jul 2026 07:53
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20712

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by