DARYANI, DARYANI (2025) IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN LANSIA DI DESA BABAH KRUENG KECAMATAN SAWANG ACEH UTARA. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER DARYANI.pdf Download (63kB) |
|
|
Text
ABSTRAK DARYANI.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
BAB I DARYANI.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
DAPUS DARYANI.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
DRAFT SKRIPSI DARYANI .pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan, termasuk lanjut usia (lansia). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya ketimpangan penerimaan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi lansia di Desa Babah Krueng, meskipun memiliki kondisi sosial ekonomi yang relatif sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program dalam peningkatan kesejahteraan lansia serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang berfokus pada aspek sumber daya, komunikasi antar organisasi dan pelaksana, disposisi atau sikap pelaksana, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Babah Krueng telah memberikan manfaat bagi lansia dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar, meningkatkan akses terhadap layanan sosial, serta mendukung kesejahteraan ekonomi penerima manfaat. Namun, implementasi program belum berjalan optimal. Dari aspek sumber daya, masih terdapat keterbatasan berupa ketiadaan operator desa yang mengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dari aspek komunikasi, koordinasi antara pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah desa, dan instansi terkait telah berjalan cukup baik, namun belum mampu menjangkau seluruh lansia yang berhak menerima bantuan. Dari aspek disposisi, aparat desa dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menunjukkan sikap yang proaktif dan mendukung pelaksanaan program. Sementara itu, kondisi sosial, ekonomi, dan politik masyarakat menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital, kerentanan ekonomi, serta keterbatasan akses informasi menjadi faktor yang memengaruhi keterjangkauan program bagi lansia. Adapun kendala utama yang ditemukan meliputi belum optimalnya sistem pendataan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), ketiadaan operator desa, rendahnya insentif bagi petugas pendataan, dokumen kependudukan yang belum terintegrasi secara digital, ketergantungan terhadap kebijakan pemerintah pusat, keterbatasan anggaran dan infrastruktur desa, serta rendahnya literasi digital masyarakat lansia.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | Daryani Dar Yani |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:04 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:04 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20207 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




