ARIANDA, ARIEF (2026) KONDISI FISIK RUANG PADAT (DESA GEULANGGANG GAMPONG, KEC. KOTA JUANG, KAB. BIREUEN). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover.pdf Download (147kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (228kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
Full-text.pdf Restricted to Registered users only Download (19MB) |
Abstract
Perkembangan permukiman yang berlangsung secara organik seringkali menimbulkan permasalahan berupa tingginya kepadatan bangunan, keterbatasan sirkulasi, serta minimnya ketersediaan ruang terbuka publik. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi kualitas fisik lingkungan, tetapi juga berdampak pada persepsi dan kenyamanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi fisik ruang permukiman dengan tanggapan masyarakat di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan mengombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui pengukuran langsung terhadap kondisi fisik lingkungan, meliputi kepadatan bangunan, jarak antar bangunan, lebar jalan, serta ketersediaan ruang terbuka. Sementara itu, data kualitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan tersebar di empat dusun, yaitu Cureh Timur, Cureh Barat, BTN Kupula Indah, dan Cureh Selatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif serta diperkuat dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik permukiman didominasi oleh kepadatan bangunan sedang hingga tinggi, dengan jarak antar bangunan yang relatif sempit dan lebar jalan yang terbatas. Ketersediaan ruang terbuka publik juga masih tergolong kurang memadai. Tanggapan masyarakat menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kondisi lingkungan berada pada kategori cukup padat, cukup lebar, dan cukup tersedia, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam aspek kenyamanan dan aksesibilitas. Hasil triangulasi menunjukkan adanya kesesuaian antara kondisi fisik dan persepsi masyarakat, yang menegaskan bahwa kepadatan bangunan dan keterbatasan ruang berpengaruh terhadap mobilitas, kenyamanan, serta aktivitas sosial masyarakat. Kata kunci: Permukiman Padat, Kondisi Fisik Ruang, Tanggapan Masyarakat, Mixed Methods, Ruang Publik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 23201 - Jurusan Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | Arief Arianda |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 04:52 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 04:52 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20194 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




