SUKMA, MUTIARA (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI BUSUNG DI KABUPATEN SIMEULUE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Pantai Busung merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Kabupaten Simeulue, pantai ini terus mengalami tren peningkatan kunjungan wisatawan karena memiliki keindahan dan memiliki potensi yang besar. Pada tahun 2023 jumlah wisatawan berjumlah sebanyak 46.337 orang. Tentunya hal ini harus menjadi perhatian pemerintah, di tengah kunjungan wisatawan yang semakin meningkat justru realisasi kebijakan pengembangan Pantai Busung belum berjalan optimal. Meskipun pemerintah daerah saat ini telah memiliki regulasi, namun tahap pelaksanaan kebijakan belum berjalan efektif dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial secara merata. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan pemerintah dalam pengembangan objek wisata Pantai Busung di Kabupaten Simeulue, dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat implementasi kebijakan pemerintah dalam pengembangan objek wisata Pantai Busung di Kabupaten Simeulue. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemerintah Kabupaten Simeulue dalam pengembangan objek wisata Pantai Busung dilakukan melalui koordinasi antar lintas sektor berdasarkan Qanun Kabupaten Simeulue Nomor 12 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan yang menekankan pengembangan pariwisata berbasis keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan promosi wisata, serta pengembangan fasilitas pendukung pariwisata. Selain itu, pemerintah juga melakukan promosi wisata melalui media sosial dan menetapkan Pantai Busung sebagai objek wisata prioritas daerah. Hal ini menunjukkan adanya komitmen pemerintah dalam pengembangan wisata, namun dinas terkait masih menghadapi kendala berupa tidak tersedianya staf khusus yang ahli di bidang pemasaran pariwisata serta keterbatasan anggaran, sehingga pengembangan Pantai Busung belum berjalan maksimal. Faktor penghambat yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi antarinstansi, dan lingkungan atau perilaku wisatawan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | MUTIARA SUKMA |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 06:33 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 06:33 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20126 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




