RADESWARA, KESYA SYAKIRA (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS TIKU KECAMATAN TANJUNG MUTIARA KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER KESYA.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
ABSTRAK KESYA.pdf Download (542kB) |
|
|
Text
BAB I KESYA.pdf Download (609kB) |
|
|
Text
DAPUS KESYA.pdf Download (350kB) |
|
|
Text
SKRIPSI KESYA FIX.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Implementasi program penanggulangan Tuberkulosis di Puskesmas Tiku masih menghadapi berbagai kendala meskipun telah mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 67 Tahun 2016, dimana program yang seharusnya dilaksanakan secara terpadu melalui surveilans, pengobatan, promosi kesehatan, dan pengendalian faktor risiko pada kenyataannya belum berjalan optimal, yang ditandai dengan masih digunakannya pencatatan manual secara bersamaan dengan sistem digital, kegiatan edukasi yang belum terstruktur, serta rendahnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam melakukan pemeriksaan dan pengobatan, serta masih adanya stigma masyarakat terhadap penderita Tuberkulosis dan keterbatasan ekonomi pasien, sehingga menunjukkan perlunya penguatan implementasi program agar lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Tiku serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya dengan fokus pada standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi, serta kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program penanggulangan Tuberkulosis telah berjalan, namun belum didukung oleh pemanfaatan sistem yang optimal, ketersediaan sumber daya yang memadai, serta pelaksanaan edukasi yang berkelanjutan, dan dalam praktiknya program masih lebih berfokus pada pengobatan dibandingkan upaya pencegahan, sedangkan faktor penghambat meliputi standar dan sasaran kebijakan yang belum dipahami secara merata, keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan anggaran, serta komunikasi dan koordinasi antar pelaksana yang belum optimal, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat seperti rendahnya pengetahuan tentang Tuberkulosis, adanya stigma terhadap penderita, serta keterbatasan ekonomi pasien dalam menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara rutin.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | kesya syakira radeswara |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 04:31 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 04:31 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20063 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




