OKTAVIA, ROSI (2026) ANALISIS YURIDIS TANGGUNG JAWAB HUKUM ATAS WANPRESTASI TERHADAP KONTRAK KONSTRUKSI BANGUNAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 7/PDT.G/2022/PN.TLI). S1 thesis, universitas malikussaleh.
|
Text
cover ro.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
abstran ro.pdf Download (422kB) |
|
|
Text
bab 1 ro.pdf Download (379kB) |
|
|
Text
dapus ro.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
SKRIPSI ROSI OKTAVIA.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Kontrak konstruksi bangunan merupakan perjanjian yang memiliki kompleksitas tinggi karena melibatkan aspek teknis, waktu pelaksanaan, serta nilai ekonomi yang besar. Dalam praktiknya, tidak jarang terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh salah satu pihak, baik berupa keterlambatan penyelesaian pekerjaan, pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, maupun tidak dipenuhinya kewajiban pembayaran. Wanprestasi tersebut menimbulkan kerugian dan sengketa hukum yang berujung pada penyelesaian melalui pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaturan hukum mengenai wanprestasi dalam kontrak konstruksi bangunan serta Mengkaji bentuk tanggung jawab hukum para pihak akibat wanprestasi dalam kontrak konstruksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, Data yang diperoleh melalui kegiatan penelitian kepustakaan (library reseach) dan Penelitian Kasus (Case Approach) dalam Putusan Nomor 7/Pdt.G/2022/Pn Tli. Analisis data yang dilakukan secara kualitatif normatif dan Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis dengan cara mengkaji permasalahan penelitian mengenai tanggung jawab hukum atas wanprestasi dalam kontrak konstruksi bangunan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa wanprestasi dalam kontrak konstruksi dapat berupa tidak dilaksanakannya prestasi sama sekali, keterlambatan dalam pelaksanaan pekerjaan, maupun pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, mutu, volume, dan ketentuan lain yang telah diperjanjikan dalam kontrak. Selain itu, wanprestasi juga dapat terjadi apabila penyedia jasa tidak memenuhi standar profesionalitas dan kehati-hatian yang semestinya dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi. Kondisi tersebut pada akhirnya berpotensi menimbulkan kerugian bagi pihak pengguna jasa, baik secara materiil maupun immateriil. Tanggung jawab hukum yang timbul akibat wanprestasi tersebut meliputi kewajiban untuk membayar ganti rugi, pemenuhan prestasi sebagaimana diperjanjikan, pembatalan atau pemutusan kontrak, serta kemungkinan dikenakannya sanksi lain sesuai dengan klausul dalam perjanjian dan ketentuan hukum yang berlaku. Disarankan kepada Para pihak dalam kontrak konstruksi disarankan untuk menyusun perjanjian secara jelas dan rinci, khususnya mengenai hak, kewajiban, serta sanksi wanprestasi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | ROSI OKTAVIA |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 06:30 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 06:30 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20001 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




