FARHAN, ZULFADLI (2026) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANGKUTAN BARANG YANG MELEBIHI KAPASITAS MUATAN (Studi Penelitian Satuan Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe). S1 thesis, universitas malikussaleh.

[img] Text
COVER.pdf

Download (255kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (340kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (317kB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (467kB)
[img] Text
SKRIPSI FULL CD ZULFADLI FARHAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
Official URL: https://unimal.ac.id/

Abstract

RINGKASAN Penegakan Hukum Terhadap Angkutan Barang Yang Melebihi Kapasitas Muatan (Studi Penelitian Satuan Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya pelanggaran Over Dimension and Over Loading (ODOL) pada kendaraan angkutan barang di Kota Lhokseumawe, meskipun ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dan dimensi kendaraan telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Dalam praktiknya, penerapan ketentuan hukum tersebut belum berjalan secara optimal akibat berbagai kendala, baik yang bersifat teknis, kelembagaan, maupun koordinasi antarinstansi, sehingga menimbulkan kesenjangan antara norma hukum dan pelaksanaannya di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan kajian empiris untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran ODOL serta pelaksanaan kewenangan aparat penegak hukum di Kota Lhokseumawe. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana penegakan hukum terhadap angkutan barang yang melebihi kapasitas muatan, serta apa saja kendala dan upaya yang dihadapi oleh Satuan Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penegakan hukum terhadap angkutan barang yang melebihi kapasitas muatan, menganalisis kendala dan upaya yang dihadapi, Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penegakan hukum terhadap angkutan barang yang melebihi kapasitas muatan (ODOL) di Kota Lhokseumawe belum berjalan secara optimal. Penindakan lebih banyak difokuskan pada pelanggaran over loading melalui tilang, sedangkan pelanggaran over dimension masih jarang ditindak. Pelaksanaan pengawasan lebih didominasi melalui sosialisasi, sementara Upaya Satuan Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan melakukan sosialisasi gabungan dan pendekatan persuasif ke Perusahaan dan sopir. Penelitian ini disarankan adanya peningkatan kualitas penegakan hukum, penguatan koordinasi antarinstansi, pengadaan Penyidik Pengawai Negeri Sipil dan fasilitas pendukung, serta penegakan hukum tegas yang seimbang dengan sosialisasi agar pelanggaran ODOL dapat ditekan dan tercapai kepastian hukum, keadilan, serta kemanfaatan. Kata Kunci: Penegakan Hukum, Angkutan, Over Dimension and Over Loading

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Zulfadli Farhan
Date Deposited: 08 Jun 2026 09:43
Last Modified: 08 Jun 2026 09:43
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19947

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by