SARAGIH, MUHAMMAD FATHUR THORIQ (2026) DAMPAK SOSIAL EKONOMI IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG BUDAYA (STUDI KASUS KAMPUNG BUDAYA BANJAR, DESA LUBUK CEMARA, KECAMATAN PERBAUNGAN, SERDANG BEDAGAI). S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.

[img] Text
COVER.pdf

Download (163kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (235kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (335kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (243kB)
[img] Text
Full_Teks.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial ekonomi dari implementasi Program Kampung Budaya Banjar di Desa Lubuk Cemara, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Fokus penelitian diarahkan pada analisis pengaruh program Kampung Budaya Banjar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Lubuk Cemara, serta identifikasi tantangan dan peluang dalam pengembangannya. Program Kampung Budaya Banjar merupakan inisiatif pemerintah daerah yang bertujuan melestarikan kebudayaan lokal suku Banjar sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan berbasis budaya. Penelitian ini menggunakan teori pembangunan berkelanjutan sebagai landasan teoretis, yang menekankan keseimbangan antara aspek sosial, ekonomi, dan pelestarian budaya dalam proses pembangunan jangka panjang.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipatif, wawancara tidak terstruktur, serta studi dokumentasi yang melibatkan Dinas Pariwisata, perangkat desa, pengelola Kampung Budaya, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kampung Budaya Banjar memberikan dampak sosial yang positif, seperti penguatan identitas budaya masyarakat Banjar, peningkatan solidaritas sosial, serta terbangunnya interaksi lintas etnis yang harmonis. Dari sisi ekonomi, kegiatan Pasar Saranjana dan produksi kerajinan tangan, khususnya anyaman purun, berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Namun demikian, program ini masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan pendanaan, minimnya promosi digital, serta kurangnya dukungan infrastruktur budaya. Secara keseluruhan, Program Kampung Budaya Banjar memiliki potensi sebagai model pembangunan sosial ekonomi berkelanjutan berbasis kearifan lokal, meskipun memerlukan penguatan dukungan kelembagaan dan kebijakan yang berkelanjutan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 69201 - Jurusan Sosiologi
Depositing User: Fathur Fathur Toriqh
Date Deposited: 18 May 2026 02:28
Last Modified: 18 May 2026 02:28
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19761

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by