LUBIS, ARIANDA AHIAR (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (50kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (196kB) |
|
|
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
SKRIPSI ARIANDA AHIAR LUBIS.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Permasalahan gelandangan dan pengemis masih menjadi isu sosial yang cukup signifikan di Kota Lhokseumawe. Keberadaan gelandangan dan pengemis yang terus ditemukan di berbagai ruang publik menunjukkan bahwa upaya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah daerah belum sepenuhnya memberikan hasil yang maksimal. Kondisi tersebut mendorong Dinas Sosial untuk melaksanakan program rehabilitasi sosial sebagai upaya penanggulangan gelandangan dan pengemis agar mampu kembali menjalankan fungsi sosial secara mandiri. Penelitian ini menggunakan perspektif teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III yang menekankan empat variabel utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang bersumber dari Dinas Sosial, instansi terkait, serta pihak lembaga rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program rehabilitasi sosial telah dilaksanakan melalui kegiatan penertiban, pembinaan sosial, dan penyaluran ke lembaga rehabilitasi. Namun, pelaksanaan program belum berjalan secara maksimal karena keterbatasan sumber daya, belum tersedianya balai rehabilitasi milik pemerintah daerah, serta rendahnya motivasi sebagian penerima manfaat dalam mengikuti pembinaan. Selain itu, faktor eksternal seperti kebiasaan masyarakat memberikan uang kepada pengemis turut mempengaruhi keberhasilan program. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi program rehabilitasi sosial dalam penanggulangan gelandangan dan pengemis di Kota Lhokseumawe telah berjalan, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Upaya yang diperlukan meliputi peningkatan koordinasi lintas instansi, penyediaan fasilitas rehabilitasi yang memadai, serta penguatan sosialisasi kepada masyarakat agar program rehabilitasi sosial dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | Tuan Arianda Ahiar Lubis Arianda |
| Date Deposited: | 05 May 2026 02:27 |
| Last Modified: | 05 May 2026 02:27 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19645 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




