KHAIRINNAS, NURUL (2026) ANALISIS KEBUDAYAAN ADAT ACEH PADA TRADISI MEE BUU TUJOH BULEUN (Studi Kasus di Gampong Manyang Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER NURUL.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
ABSTRAK NURUL.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
BAB I NURUL.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
DAPUS NURUL.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FULL NURUL KHAIRINNAS.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi Mee Buu yang dibawakan oleh keluarga suami pada saat peusijuek tujoh buleun kehamilan pertama istri di Gampong Manyang yang saat ini tidak dilaksanakan oleh sebagian masyarakat di gampong tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan memahami proses pelaksanaan tradisi Mee Buu pada kehamilan istri memasuki tujoh buleun di Gampong Manyang dan penyebab masyarakat tidak melaksanakan tradisi Mee Buu pada kehamilan istri memasuki tujoh buleun di Gampong Manyang. Teori yang digunakan penelitian ini yaitu teori tindakan sosial menurut Max Weber. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan proses pelaksanaan tradisi Mee Buu pada kehamilan istri memasuki tujoh buleun di Gampong Manyang yaitu tahap persiapan diawali penetapan jadwal oleh pihak keluarga istri yang disampaikan kepada pihak keluarga suami, dan selanjutnya pihak keluarga suami memberitahukan keluarga besar dan kerabatnya untuk acara tradisi Mee Buu , membelanjakan bahan masakan, buah-buahan dan kain sarung, dan membuat makanan secara bersama untuk dibawakan ke keluarga istri. Pada tahap pelaksanaan dimana pihak keluarga istri menyiapkan tempat duduk tamu, membuat bu lukat dan Tumpoe, kue dan minuman untuk tamu, menyambut tamu dari keluarga suami dengan membawa Mee Buu berupa rantangan makanan, buahbuahan dan kain sarung, menyuguhkan kue dan minuman untuk tamu dan dilaksanakan peusijuek, pemasangan sarung oleh mertua ke menantu dan pemberian nasehat, dan memberikan amplop berisi uang kepada istri, dan barulah hantaran dari keluarga suami tersebut disiapkan hidangan untuk menjamu pasangan suami istri, dan keluarga suami beserta keluarga istri untuk dinikmati secara bersama. Penyebab masyarakat tidak melaksanakan tradisi Mee Buu pada kehamilan istri memasuki tujoh buleun di Gampong Manyang yaitu karena perkawinan beda suku sehingga suami dan keluarganya kurang memahami adat Aceh untuk melaksanaan Mee Buu , faktor ekonomi yaitu tidak ada biaya sehingga tidak melaksanakan tradisi Mee Buu , dan kehamilan diluar nikah yang dianggap kehamilan kurang baik dan tidak layak untuk dimuliakan
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HM Sociology H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 69201 - Jurusan Sosiologi |
| Depositing User: | NURUL KHAIRINNAS |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 09:23 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 09:23 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19612 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




