FRIDINA, ANIS (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL SEBAGAI STRATEGI COPING STRESS MAHASISWA PERANTAU (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Malikussaleh). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER_ANIS FRIDINA_NIM.220240127.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
ABSTRAK_ANIS FRIDINA_NIM.220240127.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
BAB 1_ANIS FRIDINA_NIM.220240127.pdf Download (318kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_ANIS FRIDINA_NIM.220240127.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_ANIS FRIDINA_NIM.220240127.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena mengenai tingginya tekanan stres akademik pada mahasiswa perantau, khususnya pada program studi yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan subjek penelitian program studi Teknik Arsitektur yang mengharuskan mahasiswanya menguasai kemampuan teknis dan seni secara bersamaan, program studi ini memiliki kurikulum berbasis studio berskala besar, mekanisme asistensi eliminasi, dan pembengkakan biaya produksi tugas. Kondisi ekstrem ini diperparah oleh adanya jarak geeografis yang memisahkan mahasiswa perantau dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengalaman mahasiswa perantau memanfaatkan komunikasi interpersonal jarak jauh bersama orang tua sebagai strategi penanganan stres (coping stress) dengan metode penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus deksriptif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika interaksi jarak jauh yang diukur melalui lima dimensi kualitatif interpersonal humanistik Joseph A. DeVito (keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif, dan kesetaraan) bertindak yang mengaktifkan dua jalur strategi coping Richard Lazarus dan Susan Folkman. Strategi Problem-Focused Coping (PFC) teraktivasi secara instan melalui tindakan instrumental (instrumental action) orang tua berupa pengiriman bantuan dana darurat ketika dimensi keterbukaan berbenturan dengan krisis keuangan perkuliahan (seperti kerusakan perangkat laptop atau biaya maket). Sementara itu, strategi Emotion-Focused Coping (EFC) bekerja secara dominan sebagai penyelamat emosional melalui transmisi empati afektif, doa, dan pesan-pesan positif orang tua yang terbukti melahirkan efek kelegaan psikologis guna memulihkan mental mahasiswa di perantauan. Penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi dua pola adaptasi relasional yang bertolak belakang namun fungsional, yaitu pola keterbukaan (active disclosure) dan pola penyembunyian diri (protective concealment).
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Anis Fridina |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 08:05 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 08:05 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19597 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




