SARI, PUTRI PUSPITA (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN SEKSUAL ANAK (Studi Penelitian di Wilayah Hukum Polres Langkat). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER PUTRI PUSPITA SARI.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
ABSTRAK PUTRI PUSPITA SARI.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
BAB 1 PUTRI PUSPITA SARI.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
DAPUS PUTRI PUSPITA SARI.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
SKRIPSI PUTRI PUSPITA SARI.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Langkat yang terus meningkat setiap tahunnya. namun implementasinya di Kabupaten Langkat masih menghadapi tantangan. Kasus-kasus yang terjadi di wilayah hukum Polres Langkat, termasuk yang melibatkan anak-anak sebagai korban kekerasan seksual, oleh karna itu pentingnya penguatan fungsi Anggota Polres Langkat untuk memberikan perlindungan hukum yang efektif kepada anak sebagai korban kekerasan seksual anak. Penelitian ini bertujuan untuk membahas perlindungan hukum yang diberikan, kendala serta upaya yang dilakukan Polres Langkat untuk memberikan perlindungan hukum yang efektif kepada anak sebagai korban kekerasan seksual anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris. Lokasi penelitian berada di Polres Langkat. Sumber data diperoleh melalui data primer dengan wawancara oleh Penyidik Unit Anak Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), keluarga korban, dan psikolog anak. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian deskriptif, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual anak di Polres Langkat meliputi pemisahan korban dari pelaku, pemberian pendampingan psikologis, dan penyelenggaraan proses hukum yang sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan anak. Hal ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang kemudian diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Kendala yang dihadapi Polres Langkat antara lain terbatasnya jumlah personel Unit Anak Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), minimnya fasilitas dan anggaran, serta kurangnya ruang ramah anak yang mengganggu proses penyelidikan. Selain itu, faktor eksternal berupa tekanan sosial dan kurangnya sosialisasi mengenai hakhak anak juga memperburuk situasi. Meskipun demikian, upaya yang dilakukan Polres Langkat mencakup peningkatan koordinasi internal, pendampingan psikologis bagi korban, pelatihan berbasis psikologi anak, serta pemberian edukasi hukum kepada keluarga korban untuk mendukung mereka dalam melanjutkan proses hukum. Saran yang dapat diberikan adalah agar Polres Langkat dapat meningkatkan kapasitas Unit Anak Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) melalui pelatihan lebih intensif, baik dalam hal pendekatan psikologis terhadap korban maupun dalam hal keterampilan penyelidikan yang ramah anak.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | PUTRI PUSPITA SARI |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 09:07 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 09:07 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19404 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




