TANJUNG, MAHDIN (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HIJAU KIRINYUH DAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) URINE KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.). S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
COVER SKIPSI_MAHDIN TANJUNG.pdf Download (11kB) |
|
|
Text
ABSTRAK SKIPSI_MAHDIN TANJUNG.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
BAB 1 SKIPSI_MAHDIN TANJUNG.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
dapus CETAK MAHDIN FIX KALI.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
SKIPSI_MAHDIN TANJUNG.pdf Restricted to Registered users only Download (914kB) |
Abstract
ABSTRACT Pakcoy (Brassica rapa L.) is one of the most favored vegetable crops due to its good nutritional content, including vitamins and minerals that benefit health and can prevent various diseases. This study aimed to determine the effect of kirinyuh leaf fertilizer and liquid organic fertilizer from goat urine on the growth and yield of pakcoy plants. The research was conducted in Gampong Ulee Reuleung, Kecamatan Dewantara. The study took place from December 2025 to January 2026. This research used a Randomized Block Design method with two factors and three replications per treatment combination. The first factor was kirinyuh leaf fertilizer at levels of 0 g/plant (control), 150 g/plant (K1), and 300 g/plant (K2). The second factor was liquid organic fertilizer from goat urine at three treatment levels: 0 ml/liter water (control), 100 ml/liter water (U1), and 200 ml/liter water (U2). The results showed that kirinyuh leaf fertilizer treatment affected leaf length at 28 days after planting (HST), leaf width at 14 HST, and stem diameter at 7-21 HST. The treatment of 300 g/plant (K2) was the best. The liquid organic fertilizer goat urine treatment singly affected plant height at 14-28 HST, number of leaves at 28 HST, leaf length at 21 HST, leaf width at 14 and 28 HST, and stem diameter at 14-28 HST. The treatment of 100 ml/liter water (U1) was the best. There was an interaction between the combination of kirinyuh leaf fertilizer (K) and goat urine POC (U) treatments on plant height at 28 HST, number of leaves at 28 HST, leaf width at 14-21 HST, and stem diameter at 7-14 HST. The best treatment was found in K1U1 (Kirinyuh 150 g/plant + goat urine POC 100 ml/liter water). Keywords: Pakcoy, Kirinyuh Leaves, Goat Urine POC RINGKASAN MAHDIN TANJUNG, Pengaruh Pemberian Pupuk hijau kirinyuh dan Pupuk Organik Cair (POC) Urine Kambing Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brasicca rapa L.). Dibimbing oleh HAFIFAH dan SEPTIARINI. Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang banyak disukai karena memiliki kandungan nutrisi yang baik diantaranya yaitu vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk Kesehatan dan dapat mencegah datangnya berbagai penyakit. Produksi pakcoy di Indonesia dalam kurun waktu 2021 hingga 2022 mengalami fluktuatif. Salah satu penyebab rendahnya produktivitas tanaman pakcoy yaitu kesuburan lahan yang terus menurun disertai dengan kandungan unsur hara yang rendah menjadi salah satu kendala yang mengakibatkan menurunnya produksi tanaman pakcoy. Permasalahan tersebut dapat diperbaiki dengan melakukan budidaya tanaman pakcoy menggunakan pupuk hijau kirinyuh dan pupuk organik cair (POC) urine kambing. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pupuk hijau kirinyuh dan pupuk organik cair (POC) urine kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilakukan di Gampong Ulee Reuleung Kecamatan Dewantara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai Januari 2026. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor dengan 3 ulangan perlakuan kombinasi. Faktor pertama adalah pupuk hijau kirinyuh dengan taraf 0 g/tanaman (kontrol), 150 g/tanaman (K1) dan 300 g/tanaman (K2). Faktor kedua adalah pupuk organik cair (POC) urine kambing dengan tiga taraf perlakuan yaitu 0 ml/liter air (kontrol), 100 ml/liter air (U1) dan 200 ml/liter air (U2). Oleh karena itu terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, diameter batang, klorofil daun, berat segar total tanaman dan berat segar tanpa akar. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pupuk hijau kirinyuh berpengaruh pada peubah panjang daun pada umur 28 HST, lebar daun pada umur 14 HST dan diameter batang pada umur 7-21 HST. Perlakuan 300 g/tanaman (K2) merupakan perlakuan terbaik. Perlakuan pupuk organik cair (POC) urine kambing secara tunggal berpengaruh terhadap peubah tinggi tanaman pada 14-28 HST, jumlah daun pada umur 28 HST, panjang daun pada umur 21 HST, lebar daun pada umur 14 dan 28 HST, diameter batang pada umur 14-28 HST. Perlakuan 100 ml/liter air (U1) merupakan perlakuan terbaik. Terdapat interaksi antara kombinasi perlakuan pupuk hijau kirinyuh (K) dan POC urine kambing (U) pada peubah tinggi tanaman pada 28 HST, jumlah daun pada 28 HST, lebar daun pada 14-21 HST dan diameter batang pada umur 7-14 HST. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan K1U1 (Kirinyuh 150 g/tanaman + POC Urine kambing 100 ml/liter air). Kata Kunci : Pakcoy, Daun Kirinyuh, POC Urine Kambing
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > 54211 - Jurusan Agroekoteknologi |
| Depositing User: | Mahdin Tanjung |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 03:25 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 03:25 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19288 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




