Muhaymin, Mohamad (2025) PENYELESAIAN WANPRESTASI ANTARA PERUSAHAAN RENTAL KENDARAAN RODA EMPAT TERHADAP KERUSAKAN OLEH PENYEWA BERDASARKAN HUKUM PERDATA (Studi Penelitian di CV. Galaxy Cars Lhokseumawe). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
Cover Mohamad Muhaymin.pdf

Download (168kB)
[img] Text
Abstrak Mohamad Muhaymin.pdf

Download (269kB)
[img] Text
BAB I Mohamad Muhaymin.pdf

Download (312kB)
[img] Text
Daftar Pustaka Mohamad Muhaymin.pdf

Download (293kB)
[img] Text
Full Text Mohamad Muhaymin.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Wanprestasi yang terjadi dalam hubungan sewa menyewa antara CV. Galaxy Cars Lhokseumawe dan penyewa kendaraan, di mana penyewa menolak mengganti kerusakan kaca mobil akibat digunakan dalam aksi demonstrasi dengan alasan tidak adanya perjanjian tertulis mengenai tanggung jawab tersebut. Secara yuridis, penyewa dapat dikategorikan melakukan wanprestasi sesuai Pasal 1238 dan 1243 KUH Perdata, yang mewajibkan penggantian kerugian jika debitur lalai, serta Pasal 1564 KUH Perdata yang menegaskan tanggung jawab penyewa atas kerusakan barang sewaan, kecuali dapat dibuktikan bukan karena kesalahannya. Maka, sekalipun tidak ada klausul tertulis, asas pacta sunt servanda dalam Pasal 1338 KUH Perdata tetap mengikat dan memperkuat kedudukan hukum pemilik rental untuk menuntut pertanggungjawaban penyewa. Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk wanprestasi penyewa kendaraan roda empat, tanggung jawab hukumnya atas kerusakan menurut KUHPerdata, serta upaya penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh oleh perusahaan rental. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris dan bersifat deskriptif analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan lapangan dengan teknik wawancara yang melibatkan pemilik rental, penyewa, pemilik mobil, dan ahli hukum perdata. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh penyewa kendaraan roda empat dalam perjanjian sewa menyewa yaitu pengembalian kendaraan dalam keadaan rusak tanpa tanggung jawab, yang umumnya disebabkan oleh rendahnya pemahaman penyewa terhadap isi perjanjian, serta kurang tegasnya pihak rental dalam menegakkan ketentuan perjanjian. Berdasarkan Pasal 1564 KUHPerdata, penyewa bertanggung jawab atas kerusakan selama masa sewa kecuali terbukti bukan karena kelalaiannya, dan tanggung jawab tersebut hanya gugur apabila terbukti adanya force majeure sebagaimana diatur dalam Pasal 1244 dan 1245 KUHPerdata. Untuk mengatasi wanprestasi, perusahaan rental menempuh penyelesaian sengketa mulai dari pendekatan persuasif, somasi, hingga mediasi dengan melibatkan pihak ketiga. Seluruh mekanisme ini mencerminkan penerapan asas kepastian hukum, tanggung jawab perdata, itikad baik, dan profesionalisme dalam pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kendaraan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pihak rental dapat menyusun perjanjian secara rinci dan mudah dipahami, serta memberikan penjelasan langsung kepada penyewa sebelum melakukan transaksi Kata Kunci : Wanprestasi, Rental Mobil, Penyewa.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Mohamad Muhaymin
Date Deposited: 09 Apr 2026 03:18
Last Modified: 09 Apr 2026 03:19
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19287

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by