Adistasari, Nabila (2025) Pengelolaan Aset Daerah Pada Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie (Studi Pada Pinjam Pakai Aset). S2 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (13MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengelolaan aset daerah di Kabupaten Pidie, terutama dalam mekanisme pemanfaatan aset melalui skema pinjam pakai. Permasalahan utama mencakup keterlambatan pengembalian, ketidaksesuaian objek, minimnya pengawasan, serta keterbatasan pemanfaatan sistem informasi aset. Dalam perspektif teoritis, penelitian ini mengacu pada konsep pengelolaan barang milik daerah menurut Darise (2009) yang meliputi empat indikator utama: pemanfaatan, pembinaan, pengawasan, dan pengendalian. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan utama yang berasal dari BPKD, SKPD, dan lembaga pengawas terkait, serta dokumentasi dan observasi lapangan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pidie. Hasil temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa langkah optimalisasi telah dilakukan, seperti pemanfaatan aset melalui pinjam pakai dan pelatihan operator SIMDA BMD, implementasinya masih belum merata. Sekitar 66,7% peminjaman mengalami keterlambatan pengembalian, dan 50% aset tidak sesuai dengan spesifikasi permintaan. Pengawasan masih bersifat administratif, dengan audit fisik yang belum menyeluruh akibat keterbatasan anggaran dan personel. Sementara itu, SIMDA BMD belum sepenuhnya dikuasai oleh seluruh operator, yang menyebabkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan pelaporan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan aset daerah di Kabupaten Pidie sedang dalam proses perbaikan namun menghadapi berbagai hambatan struktural dan teknis. Untuk itu, rekomendasi strategis yang diusulkan meliputi: peningkatan kapasitas SDM pengelola aset, perluasan pelatihan aplikasi SIMDA BMD, penguatan koordinasi antarinstansi, dan alokasi anggaran khusus untuk audit fisik dan verifikasi aset. Langkah-langkah ini penting untuk mewujudkan pengelolaan aset yang lebih tertib, efisien, transparan, dan akuntabel dalam mendukung kinerja pemerintahan daerah.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HG Finance H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Divisions: | Pascasarjana > 63103 - Magister Administrasi Publik |
| Depositing User: | Nabila Nabila Adistasari |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 06:51 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 06:51 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19161 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




