Hilmi, M. Maulana (2025) STRATEGI UNIT RESKRIM POLSEK KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN DALAM MEMINIMALISIR ANGKA KRIMINALITAS. S1 thesis, universitas malikussaleh.
|
Text
COVER HILMI.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
ABSTRAK HILMI.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
BAB 1 HILMI.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA HILMI.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
skripsi hilmi selesai s.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Tingginya angka kriminalitas seperti pencurian sepeda motor, pembobolan rumah, penipuan dan lainnya di wilayah Kecamatan Kota Juang. Dari data tercatat pada tahun 2021 kriminalitas 51 kasus, tahun 2022 kriminalitas 83 kasus, dan pada tahun 2023 kriminalitas menurun menjadi 30 kasus. Penelitian ini membahas strategi Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kota Juang Kabupaten Bireuen dalam meminimalisir angka kriminalitas berdasarkan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2008 Pasal 13 tentang pembinaan adat istiadat dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan Unit Reskrim dalam meminimalisir kriminalitas serta mengetahui faktor penghambatnya internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data meliputi redukti data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang digunakan mencakup upaya non-penal (preventif) seperti patroli rutin, sosialisasi, penyuluhan, serta pemanfaatan media sosial untuk edukasi. dan upaya penal (represif) seperti penyelidikan, penangkapan, dan proses hukum terhadap pelaku sesuai KUHP. Strategi ini selaras dengan teori anomie Emile Durkheim, yang menekankan pencegahan dan penindakan untuk menjaga ketertiban sosial. Faktor penghambat meliputi hambatan internal seperti keterbatasan sumber daya manusia, minimnya anggaran operasional, dan intervensi terhadap penyidikan. serta hambatan eksternal seperti Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2012 dan rendahnya partisipasi masyarakat sebagai saksi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas personel, sinkronisasi kebijakan antar lembaga penegak hukum, serta optimalisasi peran masyarakat dalam pencegahan kriminalitas.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | M. Maulana Hilmi |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 04:04 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 04:04 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/16520 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




