ARIF, MUHAMMAD (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) DI MTSS NISAM KABUPATEN ACEH UTARA. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER MUHAMMAD ARIF.pdf Download (105kB) |
|
|
Text
ABSTRAK MUHAMMAD ARIF.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
BAB 1 MUHAMMAD ARIF.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
DAPUS MUHAMMAD ARIF.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
SKRIPSI MUHAMMAD ARIF.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan Program Indonesia Pintar (PIP) di MTSS Nisam Kabupaten Aceh Utara serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Program Indonesia Pintar merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan membantu peserta didik dari keluarga miskin dan rentan miskin agar tetap memperoleh akses pendidikan yang layak. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti ketidaktepatan sasaran penerima bantuan dan kendala dalam proses pencairan dana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Madrasah, bendahara sekolah, guru bidang kesiswaan, peserta didik penerima PIP, dan orang tua peserta didik penerima PIP. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Program Indonesia Pintar (PIP) di MTSS Nisam belum berjalan secara optimal. Berdasarkan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, masih ditemukan berbagai kendala pada aspek standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, hubungan antarorganisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial-politik-ekonomi, serta disposisi implementor. Faktor pendukung implementasi PIP meliputi komitmen dan kepedulian pihak madrasah serta dukungan kebijakan dari pemerintah desa. Sementara itu, faktor penghambat terdiri atas ketidaktepatan sasaran penerima bantuan, keterbatasan sumber daya manusia dan sarana pendukung, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta pengaruh kondisi sosial dan politik yang menyebabkan keterlambatan pencairan dana. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam sistem pendataan, koordinasi antar lembaga, serta penguatan kapasitas sumber daya pelaksana agar Program Indonesia Pintar dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | Muhammad Arif Arif |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 05:33 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 05:33 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/11925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




